KKN Mas 120 Sosialisasikan Implementasi Pelayanan Digital Desa Rantau Bertuah

kegiatan KKN MAs kelompok 120 di desa Rantau Bertuah Kec. Minas Kab. Siak
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari kkn desarantaubertuah2025 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rantau Bertuah, 3 September 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mas Kelompok 120 menggelar kegiatan sosialisasi implementasi pelayanan digital kepada aparatur kantor desa dan masyarakat Desa Rantau Bertuah. Acara yang dilaksanakan di Kantor Desa Rantau Bertuah pada Rabu (3/9/2025) ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem layanan berbasis digital yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan transparansi pelayanan publik di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Mas Kelompok 120 memaparkan berbagai manfaat pelayanan digital, mulai dari akses informasi yang lebih cepat, kemudahan dalam pengurusan administrasi, hingga efisiensi waktu bagi masyarakat maupun aparatur desa. Sistem digital ini dirancang agar masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih praktis tanpa harus menunggu lama di kantor desa.
Sosialisasi berlangsung dengan penyampaian materi, simulasi penggunaan pelayanan digital, serta praktik langsung bersama perangkat desa dan warga yang hadir. Para peserta diberikan penjelasan mengenai cara mengakses layanan, seperti pengajuan surat keterangan, data kependudukan, hingga informasi terkait program pembangunan desa.
Kepala Desa Rantau Bertuah menyambut baik program yang diinisiasi mahasiswa KKN Mas Kelompok 120 ini. Menurutnya, implementasi pelayanan digital merupakan langkah penting menuju tata kelola desa yang modern dan transparan. “Kami sangat mengapresiasi upaya mahasiswa yang membantu desa dalam bertransformasi menuju digitalisasi pelayanan. Hal ini akan sangat memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan desa,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKN Mas 120 juga menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Harapan kami, pelayanan digital ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh aparatur desa dan masyarakat, sehingga Desa Rantau Bertuah semakin maju, efektif, dan terbuka terhadap inovasi,” ungkapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Masyarakat memberikan masukan terkait fitur layanan digital yang perlu terus ditingkatkan agar lebih ramah pengguna. Mahasiswa juga berkomitmen untuk mendampingi aparatur desa dalam proses penerapan pelayanan digital agar dapat berjalan optimal.
Dengan adanya program sosialisasi ini, Desa Rantau Bertuah diharapkan menjadi desa yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta menjadi contoh bagi desa lain dalam mengimplementasikan pelayanan publik berbasis digital.
