Kreatif dan Edukatif, Siswa SDN 01 Pringsari Sulap Barang Bekas Jadi Celengan

Sedang menjalani hidup sebagai seorang mahasiswa di kampus hijau tercinta, UIN Walisongo Semarang. Memiliki minat besar terhadap dunia kepenulisan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari eudaimonia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Upaya tanamkan kecerdasan finansial sejak dini, KKN MIT UIN Walisongo Semarang adakan program CEPAT (Celengan Pintar Anak Hebat) dari botol bekas yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap pemanfaatan barang bekas yang dilaksanakan di SDN 01 Pringsari pada Rabu (05/08/26).

Penanggung jawab program kerja, Brian Nova Zhifar, mengatakan kegiatan ini menggabungkan edukasi tentang pentingnya menabung dengan pemanfaatan barang bekas menjadi celengan yang bermanfaat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini melalui cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Dengan membuat dan menggunakan celengan hasil karya sendiri, diharapkan siswa menjadi lebih termotivasi untuk menyisihkan uang saku mereka secara rutin,” ucap Brian.
Dalam kegiatan tersebut, Aisyah Rosy Khumairo selaku pemateri dalam sosialisasi gemar menabung memberikan pemahaman dasar mengenai kecerdasan finansial seperti membiasakan menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung serta mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.
“Menabung itu adalah kegiatan menyisihkan sebagian uang saku, ada banyak tujuan seseorang menabung, seperti tadi ada yang mengatakan untuk beli mobil, untuk beli pakaian dan sebagainya, namun pada hakikatnya, menabung itu tidak harus untuk tujuan tertentu, setiap orang berhak menabung untuk bekal dan pegangan di masa depan,” kata Aisyah.
Aisyah juga memberikan tips menabung yang benar agar uang cepat terkumpul, diantaranya dengan menyimpan uang di celengan, membawa bekal ke sekolah, dan memanfaatkan barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi.
Setelah sesi penyampaian materi, siswa diajak membuat celengan menggunakan botol plastik bekas sebagai bentuk pemanfaatan barang daur ulang yang mudah dilakukan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas anak-anak saja, tetapi juga mengajarkan pentingnya kebiasaan menabung sejak usia dini. Dengan memiliki celengan hasil karya sendiri, diharapkan anak-anak lebih termotivasi untuk menyisihkan uang saku mereka secara rutin.
Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya belajar menyisihkan uang untuk ditabung, tetapi juga memanfaatkan barang bekas di sekitar mereka menjadi celengan yang kreatif dan bernilai guna. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, membiasakan hidup hemat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan.
