Tanamkan Semangat Menabung dan Sains, Mahasiswa KKN Mulai Mengajar di Madurejo

Mahasiswa Universitas Jember dan Universitas Islam Jember, Fakultas (Pertanian, Teknologi Pertanian, Matematika dan IPA, Teknik, Ekonomi dan Bisnis Syariah, Kedokteran, dan Keperawatan)
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN-K Madurejo Lumajang 2025 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Madurejo membawa suasana belajar yang berbeda bagi siswa-siswi SDN Madurejo 1 dan SDN Madurejo 2 pada hari Kamis dan Sabtu (24/07/2025 dan 26/07/2025). Dengan metode yang kreatif dan interaktif, 12 mahasiswa KKN mengajak seluruh siswa, dari kelas 1 hingga 6, untuk memahami pentingnya menabung sejak dini serta belajar sains melalui eksperimen gunung meletus yang menakjubkan.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja KKN ini bertujuan untuk memberikan edukasi di luar jam pelajaran formal dengan cara yang menyenangkan. Para mahasiswa dibagi ke dalam beberapa tim, di mana setiap kelas didampingi oleh dua orang mahasiswa untuk memastikan setiap siswa dapat berpartisipasi aktif.
Belajar Menabung Sejak Dini
Pada sesi pertama yaitu hari kamis (24/07/2025), para mahasiswa menekankan pentingnya menyisihkan uang jajan. Materi ini disampaikan melalui cerita, permainan, dan simulasi sederhana yang mudah dipahami oleh anak-anak. Para siswa diajarkan bagaimana uang yang ditabung sedikit demi sedikit dapat membantu mereka mencapai keinginan atau kebutuhan di masa depan.
"Kami ingin menunjukkan bahwa menabung itu bukan hal yang sulit atau membosankan. Dengan menabung, mereka belajar disiplin, bertanggung jawab, dan lebih menghargai uang," ujar Dwi salah seorang mahasiswa KKN.
Sambutan dari para siswa pun sangat antusias. Banyak dari mereka yang termotivasi untuk langsung memulai kebiasaan menabung setelah mengikuti sesi ini.
Eksperimen Sains Gunung Meletus
Sesi kedua pada hari Sabtu (26/07/2025) tidak kalah serunya. Para siswa diajak untuk melakukan eksperimen membuat replika gunung meletus. Dengan bahan-bahan sederhana seperti botol bekas, soda kue, cuka, dan pewarna makanan, mereka dapat melihat langsung bagaimana proses "lava" meluap dari "kawah" gunung.
Eksperimen ini tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga menjadi media pembelajaran efektif untuk mengenalkan konsep dasar reaksi kimia dan fenomena alam. Para mahasiswa dengan sabar menjelaskan proses ilmiah di balik percobaan tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti. Gelak tawa dan pekik kagum dari para siswa terdengar di seluruh penjuru sekolah saat gunung buatan mereka "meletus".
Kepala Sekolah SDN Madurejo 2, Bapak Yudik Tri Yulianto, S.Pd.SD, menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN. Program seperti ini sangat positif untuk memicu rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa kami. Metode belajar sambil bermain terbukti membuat anak-anak lebih antusias," tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan dapat memberikan kenangan dan pengetahuan yang berharga bagi para siswa, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat.
