Konten dari Pengguna

Edukasi DAGUSIBU, Mahasiswa KKN UTA’45 Jakarta Sosialisasi Obat di Desa Cisalada

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN 06 UTA 45 JAKARTA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN UTA 45 Jakarta melakukan sosialisasi DAGUSIBU bersama kader PKK
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN UTA 45 Jakarta melakukan sosialisasi DAGUSIBU bersama kader PKK

BOGOR — Penggunaan obat yang tepat serta pemahaman cara menyimpan obat di rumah masih perlu ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk "Sosialisasi DAGUSIBU dan Penggunaan Obat Bijak" bersama para kader dan ibu-ibu PKK Desa Cisalada.

Kegiatan yang berlangsung meriah di Balai Desa ini diawali dengan sambutan dari perwakilan PKK, Ibu Kades (Ibu Monika), serta Ketua KKN Kelompok 06 UTA' 45 Jakarta, Hamka George Marly Hairil Opur. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola kebutuhan kesehatan keluarga secara aman dan tepat.

Edukasi KKN UTA 45 Jakarta tentang DAGUSIBU dan Pemusnahan Obat

Dipandu oleh mahasiswa program studi Farmasi UTA' 45 Jakarta, materi pertama yang dibawakan adalah mengenai DAGUSIBU, yaitu singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar.

Dalam sesi ini, para peserta diajak memahami cara membaca aturan pakai hingga tata cara penyimpanan obat di rumah agar tidak rusak. Mahasiswa Farmasi juga memberikan contoh langsung mengenai cara merusak serta membuang sisa obat yang sudah tidak terpakai atau kedaluwarsa agar tidak mencemari lingkungan.

Edukasi Pentingnya Penggunaan Obat Sesuai Anjuran

Masuk pada materi kedua, tim pemateri memberikan penekanan khusus terkait pentingnya mengonsumsi obat secara bijak sesuai aturan tenaga kesehatan. Para peserta diimbau untuk tidak menghentikan pengobatan secara sembarangan serta tidak membagikan sisa obat kepada orang lain tanpa arahan medis.

Antusiasme Peserta Lewat Diskusi dan Kuis Interaktif

Suasana sosialisasi berlangsung sangat interaktif. Pada sesi tanya jawab, para ibu PKK tampak antusias berdiskusi mengenai kebiasaan pengelolaan obat di rumah tangga. Keseruan semakin bertambah saat memasuki sesi kuis interaktif dan evaluasi pemahaman peserta.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama antara seluruh peserta dan panitia mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen kesehatan yang lebih cerdas dan bijak demi mewujudkan keluarga yang sehat.