Konten dari Pengguna

Belajar Sambil Bermain? Inilah Cara KKN UIN Walisongo Posko 70 Rangkul Anak Desa

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN MIT POSKO 70 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belajar dan bermain oleh KKN Posko 70 UIN Walisongo Semarang
zoom-in-whitePerbesar
Belajar dan bermain oleh KKN Posko 70 UIN Walisongo Semarang

Kabupaten Semarang- Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 70 UIN Walisongo Semarang menghadirkan program kreatif bertajuk Teman Belajar yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat di Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan yang bertujuan untuk mendampingi anak-anak desa dalam proses belajar sambil menghadirkan suasana yang menyenangkan melalui permainan edukatif.

Kegiatan Teman Belajar diinisiasi sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap perkembangan pendidikan anak-anak di Desa Klero. Tak hanya berfokus pada akademik, kegiatan ini juga menekankan aspek kebersamaan, kreativitas, dan keceriaan. Anak-anak diajak mengulang pelajaran sekolah, membaca bersama, hingga menyelesaikan soal-soal ringan. Setelah itu, mereka dilibatkan dalam permainan kelompok yang memupuk kerja sama, kepercayaan diri, serta keterampilan sosial.

Menurut salah satu anggota KKN Posko 70, program ini lahir dari keinginan untuk menjadikan belajar sebagai aktivitas yang menyenangkan, bukan sesuatu yang membebani. “Kami ingin anak-anak Desa Klero merasa ditemani dalam belajar, sekaligus memiliki ruang untuk bermain dengan sehat. Melalui Teman Belajar, kami berharap dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus mempererat hubungan sosial mereka,” ungkapnya.

Respon positif datang dari masyarakat setempat, khususnya orang tua yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak yang sebelumnya enggan belajar menjadi lebih antusias karena suasana belajar yang dikemas berbeda. Selain itu, Teman Belajar juga menjadi wadah interaksi hangat antara mahasiswa KKN dan warga desa.

Dengan semangat keberlanjutan, Posko 70 berkomitmen menjaga konsistensi program ini selama masa KKN berlangsung. Mereka berharap, setelah kegiatan usai, masyarakat lokal dapat melanjutkan kegiatan serupa sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak-anak Desa Klero.

Program Teman Belajar menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak harus selalu kaku dan formal. Belajar bisa menjadi kegiatan yang menggembirakan bila dikemas dengan pendekatan kreatif dan penuh kehangatan.