Konten dari Pengguna

Edukasi Cegah DBD: KKN UIN Walisongo Kenalkan 3M+ & Jebakan Nyamuk Kreatif

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN MIT POSKO 70 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosialisai DBD dan 3M plus di desa Klero, Tengaran, Kab Semarang
zoom-in-whitePerbesar
Sosialisai DBD dan 3M plus di desa Klero, Tengaran, Kab Semarang

Pada Minggu, 3 Agustus 2025, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 70 UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda rutin PKK RT 03 Dusun Klero, dan dihadiri oleh ibu-ibu kader serta warga sekitar.

Sosialisasi ini mengangkat tema "Cegah DBD Mulai dari Diri Sendiri", dengan fokus pada edukasi tentang pentingnya penerapan gerakan 3M Plus, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penyimpanan air, serta Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Selain memberikan edukasi, kelompok KKN juga memperkenalkan alat jebakan nyamuk sederhana namun efektif yang dibuat dari botol plastik bekas, air gula merah, dan ragi. Jebakan ini memanfaatkan hasil fermentasi larutan untuk menghasilkan karbon dioksida, yang menarik perhatian nyamuk masuk ke dalam botol dan tidak bisa keluar. Cara pembuatan alat ini sangat mudah dan murah, sehingga dapat diterapkan langsung oleh masyarakat di rumah masing-masing.

Warga yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka tidak hanya mendapatkan informasi baru, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik membuat alat jebakan nyamuk. Para ibu PKK mengaku bahwa metode ini sangat bermanfaat dan aplikatif dalam upaya mandiri mencegah DBD di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tidak harus mahal dan rumit. Dengan pendekatan kreatif dan partisipatif, KKN UIN Walisongo Posko 70 berhasil menyampaikan pesan penting terkait kesehatan lingkungan secara menarik dan mudah dipahami. Harapannya, masyarakat Desa Klero semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan terus menerapkan pola hidup sehat demi mencegah penyebaran penyakit DBD.