Konten dari Pengguna

Konservasi Mata Air: Mahasiswa KKN Untidar Tanam Pohon di Desa Sugihmas

KKN SUGIHMAS 2K26

KKN SUGIHMAS 2K26

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Tidar

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN SUGIHMAS 2K26 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penanaman Pohon Mahasiswa KKN Untidar dan Pengurus KPSPAM
zoom-in-whitePerbesar
Penanaman Pohon Mahasiswa KKN Untidar dan Pengurus KPSPAM

Magelang, 25 Juli 2026 - Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya air, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 70 Universitas Tidar melaksanakan kegiatan konservasi mata air melalui penanaman 50 bibit pohon di Kawasan mata air yang berlokasi di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (25/7/2026). Meskipun bertempat di Kecamatan Ngablak, mata air tersebut merupakan sumber air yang dimanfaatkan dan dikelola oleh masyarakat Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, melalui Kelompok Pengelola Sistem Penyedia Air Minum (KPSPAM) Desa Sugihmas. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, pengurus KPSPAM, dan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian sumber kehidupan.

Mata air tersebut menjadi sumber utama penyedia air bersih bagi masyarakat Desa Sugihmas. Melalui KPSPAM, air dari sumber didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Sugihmas. Keberadaan Kawasan resapan di sekitar mata air memiliki peran sangat penting dalam menjaga kontinuitas debit air, terutama pada musim kemarau. Tutupan vegetasi yang optimal di sekitar sumber mata air menjadi salah satu faktor utama kemampuan tanah mengikat dan menyimpan air dan dapat menunjang keberlanjutan ketersediaan air bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya konservasi mata air, mahasiswa KKN Kelompok 70 Universitas Tidar bersama pengurus KPSPAM melakukan penanaman 50 bibit pohon yang terdiri dari beringin, duwet, matoa, tabebuia, dan indigovera. Pemilihan jenis pohon tersebut berdasarkan manfaat ekologis yang diperoleh, seperti peningkatan infiltrasi, memperkuat struktur tanah, mengurangi run-off, mengurangi nilai erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar kawasan mata air.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pemerintah Desa Sugihmas dan pengurus KPSPAM untuk menentukan titik-titik penanaman yang strategis. Selanjutnya, mahasiswa KKN beserta pengurus KPSPAM bergotong royong menanam bibit pohon di sekitar kawasan mata air. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak selama kegiatan berlangsung, menunjukkan komitmen seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan sumber air yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

Ketua KKN Kelompok 70 Universitas Tidar, Lutfi Yahya menyampaikan bahwa kegiatan konservasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. "Konservasi mata air bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa keberlanjutan sumber daya air merupakan tanggung jawab semua pihak. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dengan akar pohon mencengkram kuat dan air tetap mengalir hebat," ujarnya.

Perwakilan KPSPAM Desa Sugihmas, Sutarman turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Kelompok 70 Universitas Tidar dalam mendukung pelestarian kawasan mata air. Menurutnya, penambahan tutupan vegetasi di sekitar sumber mata air menjadi langkah penting untuk menjaga fungsi kawasan resapan sehingga pasokan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga secara berkelanjutan.

Aksi kebersamaan mahasiswa KKN Untidar dan warga Desa Sugihmas dalam kegiatan penanaman pohon.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 70 Universitas Tidar berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, KPSPAM, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman 50 bibit pohon diharapkan menjadi investasi ekologis yang mampu mendukung keberlanjutan sumber mata air sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat Desa Sugihmas, baik untuk saat ini maupun bagi generasi yang akan datang.

Penulis: Riska Februani