KKN UIKA Bogor Kenalkan Bahasa Inggris Sejak Dini di Desa Sukamakmur

Sekelompok mahasiswa yang sedang menjalankan KKN dari Universitas Ibn Khaldun Bogor.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN Sukamakmur Kel 13 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sukamakmur, 29 Juli 2025 — Belajar bahasa asing tidak harus menunggu usia dewasa. Inilah yang coba ditanamkan oleh Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dalam kegiatan edukatif mereka yang berlangsung di Masjid As-Sa’adah, Desa Sukamakmur, pada hari Selasa, 29 Juli 2025.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini mengangkat tema "Pengenalan Bahasa Inggris Sejak Dini", dengan peserta utama yaitu anak-anak dari lingkungan sekitar. Materi disampaikan langsung oleh mahasiswi KKN UIKA, Fitri Desti Gustianti, yang berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Dengan penuh semangat dan pendekatan yang ramah anak, Kak Fitri mengajarkan berbagai dasar Bahasa Inggris yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Materi yang disampaikan meliputi kosakata sapaan dalam Bahasa Inggris seperti hello, good morning, dan how are you, serta pengenalan nama-nama warna, binatang, angka, hingga anggota tubuh.
Agar proses belajar terasa menyenangkan, Kak Fitri menggunakan metode interaktif seperti bernyanyi, gerakan tubuh, serta ajakan untuk mengucapkan kosakata bersama-sama. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, bahkan tak sedikit yang berani maju ke depan untuk menjawab pertanyaan atau menirukan kata-kata yang diajarkan.
Setelah sesi pembelajaran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kuis singkat untuk menguji sejauh mana anak-anak memahami materi yang telah diberikan. Kuis ini dikemas secara ringan dan seru, sehingga membuat suasana tetap menyenangkan dan tidak menegangkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal Bahasa Inggris sejak dini, agar mereka terbiasa dan tidak takut untuk belajar bahasa asing. Apalagi jika disampaikan dengan cara yang menyenangkan, mereka jadi lebih cepat menyerap,” ujar Kak Fitri.
Beberapa anak terlihat sangat antusias mengikuti kuis, bahkan berebut ingin menjawab. Meskipun baru pertama kali belajar, mereka mampu menyebutkan nama warna, hewan, dan angka dalam Bahasa Inggris dengan cukup lancar.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kecil untuk peserta yang aktif dan berani tampil, serta sesi foto bersama dengan wajah-wajah ceria penuh semangat. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi awal dari tumbuhnya minat anak-anak desa terhadap Bahasa Inggris dan pendidikan secara lebih luas.
Ditulis oleh: Risa dan Nayla
Fotografer: Fauzan Fathurahman
Instagram: @kkn_sukamakmur.13
Tiktok: @kkn.sukamakmur13
