Inovasi Sehat dari Alam: Membuat Teh Herbal dari Daun Kersen

Mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban, Desa Wanatirta, kecamatan Paguyangan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKN17 UPB Desa Wanatirta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Wanatirta melalui Divisi Kesehatan sukses meluncurkan program edukasi kesehatan yang berfokus pada pemanfaatan daun kersen sebagai alternatif minuman kesehatan alami yang berkhasiat tinggi bagi tubuh. Melalui tajuk pemberdayaan kesehatan mandiri, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan nabati yang ada di pekarangan rumah sebagai solusi praktis untuk menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.
Dipilihnya daun kersen bukan tanpa alasan. Tanaman ini memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang kaya akan antioksidan, antibakteri, serta antiinflamasi. Berbagai literatur kesehatan menunjukkan bahwa konsumsi olahan daun kersen secara rutin dapat membantu mengontrol kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, mengatasi asam urat, hingga menurunkan kolesterol.
Kegiatan ini dilakukan di Dukuh Kali Buntu RT.14/RW.04 ini tidak hanya bersifat teoretis. Mahasiswa KKN mengajak warga setempat untuk mempraktikkan langsung cara pengolahan daun kersen yang benar agar manfaatnya maksimal. Warga diajarkan cara membuat teh daun kersen melalui proses perebusan selama 15–20 menit hingga disaring dan siap diminum hangat. Selain untuk dikonsumsi, warga juga diedukasi bahwa rebusan yang lebih pekat dapat digunakan sebagai obat luar untuk masalah kulit ringan.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat sesi praktik pembuatan teh berlangsung. Mahasiswa mendemonstrasikan bagaimana mengolah daun kersen menjadi minuman yang nikmat tanpa menghilangkan unsur khasiatnya. Diskusi hangat pun tercipta ketika warga mulai bertanya mengenai frekuensi konsumsi yang aman serta cara penyimpanan daun kering agar tetap berkualitas. Penjelasan yang komprehensif dari tim KKN memberikan pemahaman baru bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus mengeluarkan biaya mahal, melainkan cukup dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya keberlanjutan program, di akhir acara mahasiswa KKN membagikan mini gift kepada setiap peserta yang hadir. Bingkisan tersebut dirancang khusus berisi paket teh celup daun kersen siap seduh, pemanis alami stevia yang aman bagi penderita diabetes, serta satu botol teh daun kersen siap minum yang diproduksi secara langsung di lokasi. Pemberian paket ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi warga RT.14/RW.04 untuk mulai beralih ke gaya hidup sehat dengan mengonsumsi minuman herbal alami secara rutin.
Melalui program ini, KKN Desa Wanatirta berharap pesan mengenai kemandirian kesehatan dapat tertanam kuat di sanubari masyarakat. Transformasi daun kersen menjadi produk teh yang bernilai guna tinggi ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga desa. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan warga Dukuh Kali Buntu dapat terus membudayakan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya preventif dalam menghadapi berbagai keluhan kesehatan di masa depan.
Tim KKN 17 Mahasiswa UPB
