Konten dari Pengguna

Peran Mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban dalam Mendukung Kegiatan Posyandu

KKN17 UPB Desa Wanatirta

KKN17 UPB Desa Wanatirta

Mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban, Desa Wanatirta, kecamatan Paguyangan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN17 UPB Desa Wanatirta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengukuran tinggi badan
zoom-in-whitePerbesar
Pengukuran tinggi badan

Kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Masyarakat yang sehat akan mampu menjalani aktivitas secara produktif serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Salah satu upaya nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah melalui keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Posyandu berperan sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lansia. Dalam mendukung keberlangsungan kegiatan posyandu, peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sangat diperlukan. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa turut berkontribusi dalam membantu pelayanan serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Posyandu memiliki peran strategis dalam memantau tumbuh kembang anak, mencegah stunting, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Melalui kegiatan rutin seperti penimbangan balita, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, dan penyuluhan gizi, posyandu menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Selain sebagai tempat pelayanan, posyandu juga berfungsi sebagai pusat edukasi kesehatan. Masyarakat mendapatkan informasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pentingnya gizi seimbang, serta pencegahan berbagai penyakit. Dengan demikian, posyandu menjadi sarana pembelajaran yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban berperan aktif dalam mendukung kegiatan posyandu melalui berbagai bentuk partisipasi. Mereka membantu dalam persiapan kegiatan, pendataan peserta, penimbangan balita, pencatatan hasil pemeriksaan, serta pendampingan ibu dan anak selama kegiatan berlangsung.

Pengukuran lingkar lengan

Selain membantu secara teknis, mahasiswa juga memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan sehat, perawatan ibu dan anak, serta pencegahan penyakit. Penyampaian dilakukan secara komunikatif dan sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat.

Kehadiran mahasiswa juga memberikan semangat baru bagi kader posyandu dan warga. Kerja sama yang terjalin menciptakan suasana kegiatan yang lebih tertib, aktif, dan menyenangkan.

Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan posyandu memberikan dampak positif bagi berbagai pihak. Bagi masyarakat, pelayanan posyandu menjadi lebih optimal dan terorganisir. Masyarakat juga semakin termotivasi untuk rutin mengikuti kegiatan posyandu.

Foto bersama Ibu Bidan dan Ibu Kader

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan. Mahasiswa dapat mengembangkan kepedulian sosial, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang peduli dan bertanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Mahasiswa menjadi jembatan penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat.

Keberhasilan kegiatan posyandu tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, seperti kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat. Kolaborasi yang baik akan memastikan pelayanan kesehatan berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Meskipun kegiatan KKN bersifat sementara, kontribusi mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang telah terbangun perlu terus dijaga dan dilanjutkan oleh masyarakat.

Peran mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban dalam mendukung kegiatan posyandu merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan aktif dalam pelayanan dan edukasi kesehatan, mahasiswa turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, kader posyandu, dan warga, kegiatan posyandu dapat berjalan lebih efektif dan bermanfaat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.

Tim KKN17 Mahasiswa UPB Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan