Warna-Warni Wanatirta Lestari Lukis Harapan Desa Hijau Lewat Goresan Kreativitas

Mahasiswa KKN 17 Universitas Peradaban, Desa Wanatirta, kecamatan Paguyangan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKN17 UPB Desa Wanatirta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Peradaban di Desa Wanatirta sukses menggelar ajang kreativitas bagi generasi muda melalui lomba menggambar tingkat SD/MI Sederajat. Mengusung Tema: “Desa Wanatirta Hijau dan Indah”, kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus edukasi lingkungan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Bertempat di Balai Desa Wanatirta, kompetisi ini diikuti oleh delegasi terbaik dari lima Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah yang tersebar di Desa Wanatirta, diantaranya SDN Wanatirta 01, SDN Wanatirta 03, SDN Wanatirta 04, MI Bustanusshibyan, dan MI Nurul Amin. Setiap sekolah mengirimkan dua perwakilan terbaik mereka untuk berkompetisi menuangkan imajinasi tentang desa yang asri di atas kertas gambar.
Suasana kompetisi berlangsung khidmat namun penuh antusiasme. Para peserta tampak tekun menggoreskan warna di atas kertas, menerjemahkan kerinduan akan lingkungan yang hijau ke dalam bentuk karya seni yang inspiratif. Imajinasi para siswa tentang keberlanjutan alam di Desa Wanatirta tertuang dalam perpaduan warna yang cerah, mulai dari hamparan sawah yang subur hingga pepohonan yang rindang, yang mencerminkan harapan besar generasi muda terhadap masa depan desa yang lestari.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, dan teknik pewarnaan, SD Wanatirta 04 berhasil mendominasi perolehan juara dengan menyabet gelar Juara 1 dan Juara 3. Sementara itu, posisi Juara 2 diraih oleh perwakilan dari MI Bustanusshibyan. Prestasi yang diraih para siswa ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa potensi seni anak-anak di Desa Wanatirta sangat luar biasa jika diberikan wadah yang tepat.
Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini berfungsi sebagai jembatan edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai ekologis sejak usia dini. Melalui proses kreatif ini, para siswa diajak untuk berpikir kritis mengenai kondisi lingkungan di sekitar mereka. Hasil karya yang dipamerkan di akhir acara memperlihatkan keragaman sudut pandang; ada yang menitikberatkan pada kebersihan sungai, sementara yang lain fokus pada penghijauan di area pemukiman. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan lingkungan yang sehat telah mulai tumbuh di benak para penerus bangsa di Desa Wanatirta.
Kegiatan ini diharapkan mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta mengenai pentingnya menjaga keindahan dan keasrian lingkungan sejak dini. Melalui goresan krayon dan pensil warna, anak-anak Desa Wanatirta telah menyampaikan pesan kuat bahwa desa yang hijau adalah warisan berharga yang harus dijaga bersama. Keberhasilan acara ini sekaligus menjadi salah satu catatan positif dalam rangkaian program kerja mahasiswa KKN di Desa Wanatirta yang fokus pada pengembangan kreativitas dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Tim KKN 17 Mahasiswa UPB
