Kreatif! Mahasiswa KKN Posko 14 Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

KKN MIT DESA SUMOWONO POSKO 14 UIN WALISONGO SEMARANG
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN MIT POSKO 14 UIN WALISONGO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumowono, 10 Agustus 2025 – Minyak jelantah yang biasanya dianggap limbah ternyata bisa disulap menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (UINWS) membuktikannya melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi di Desa Sumowono, bekerja sama dengan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.
Bertempat di Balai Desa Sumowono, puluhan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang digelar pada Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga untuk mengolah minyak jelantah menjadi produk ramah lingkungan yang sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
“Minyak jelantah sering dianggap tidak berguna, padahal bisa diolah menjadi barang bermanfaat. Kami ingin menginspirasi ibu-ibu untuk memanfaatkan bahan sederhana menjadi sumber penghasilan,” ujar Alfito, salah satu mahasiswa KKN UINWS.
Dalam sesi pelatihan, peserta belajar mulai dari menyaring minyak jelantah, mencampurnya dengan stearat acid dan parafin, hingga menambahkan essential oil sebagai aroma terapi. Hasilnya, lilin aromaterapi buatan tangan sendiri yang siap digunakan atau dijual.
Ketua PKK Desa Sumowono, Tutik Fardiyah, mengapresiasi inisiatif ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain mengurangi limbah, kami juga bisa menghasilkan produk bernilai jual. Semoga ada pendampingan lanjutan,” ungkapnya.
Pelatihan lilin aromaterapi ini merupakan bagian dari program KKN UINWS yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kreatif dan pelestarian lingkungan. Ke depan, mahasiswa berencana menggelar pelatihan serupa untuk mengolah berbagai jenis limbah rumah tangga lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, warga Desa Sumowono diharapkan semakin kreatif mengelola sumber daya sekitar, sekaligus mendukung gerakan zero waste di tingkat rumah tangga.
