Konten dari Pengguna

KKN Kolaborasi 173 Gelar Green Up: Edukasi, Pemilahan dan Pengelolaan Sampah

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN KOLABORATIF 173 SUBO PAKUSARI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Green Up (Going Recycle, Educated and Nurture: Uplifting Plants) merupakan tajuk dari kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Kolaborasi 173 Jember di SDN 03 Subo, Pakusari, Jember. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari mulai hari Kamis – Sabtu, 31 Juli – 2 Agustus 2025. Kegiatan Green-Up diikuti oleh siswa-siswi SDN 03 Subo Kelas 4, 5 dan 6.

Foto Bersama dengan Siswa-Siswi SDN 03 Subo
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama dengan Siswa-Siswi SDN 03 Subo

Kegiatan ini sangat disambut dengan antusias oleh pihak sekolah maupun oleh siswa-siswi SDN 03 Subo.

“Saya sebagai kepala sekolah sangat merasa terhormat mahasiswa KKN Kolaborasi 173 2025 memilih SDN 03 Subo sebagai tempat dan sasaran kegiatan Green-Up” ucap Ibu Latifah, S.Pd.

Pada pertemuan pertama, siswa-siswi diarahkan untuk berkegiatan secara indoor. Kegiatan yang dimaksud adalah edukasi tentang sampah, khususnya jenis-jenis sampah dan bagaimana cara pengelolaannya.

Dokumentasi Kegiatan Hari Pertama : Edukasi Jenis dan Pengelolaan Sampah

Kegiatan pada hari pertama ini juga bermaksud untuk membangun bounding antara mahasiswa KKN dengan siswa-siswi SDN 03 Subo melalui perkenalan dan pengantar singkat tujuan diadakannya kegiatan. Di sela-sela materi, diberikan ice breaking sebagai hiburan dan pemberian reward singkat bagi siswa dan siswi yang aktif selama kegiatan.

Serangkaian kegiatan Green-Up dilanjutkan pada hari kedua dengan konsep pemilahan sampah. Pada hari Jum’at, 1 Agustus 2025 dilakukan kegiatan jalan sehat sekaligus mencari sampah yang ada di lingkungan sekitar. Seluruh peserta dibagi menjadi 2 kelompok dengan rute perjalanan yang berbeda untuk melakukan pencarian sampah organik berupa daun dan anorganik berupa sampah plastik dan botol plastik.

Setelah sampah terkumpul, dilakukan pemilahan sampah menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik yang terkumpul akan dikoordinasikan menjadi satu, sedangkan untuk sampah anorganik akan dicuci serta dikeringkan di bawah sinar matahari.

Dokumentasi Kegiatan Hari Kedua: Pemilahan Sampah

Kegiatan pamungkas dari serangkaian kegiatan Green-Up adalah praktik pengelolaan sampah dan pemanfaatan tanaman. Pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, seluruh peserta dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama melakukan pengelolaan sampah menjadi eco-brick. Eco-brick yang dibuat berbentuk tempat sampah.

Seluruh siswa yang tergabung di kelompok satu bersama dengan mahasiswa KKN sangat antusias dalam pembuatan eco brick yang berasal dari botol bekas yang diisi dengan sampah-sampah plastik yang pada hari sebelumnya sudah dibersihkan dan dikeringkan.

Dokumentasi Hari Ketiga : Pembuatan Eco-Brick

Kelompok kedua melakukan pengelolaan sampah dengan pembuatan biopori sebagai resapan air. Biopori yang telah dibuat diisi dengan sampah organik berupa dedaunan yang telah dikumpulkan di hari sebelumnya.

Dokumentasi Hari Ketiga : Pembuatan Lubang Biopori

Sedangkan kelompok tiga melakukan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan botol bekas menjadi pot bunga dan pembuatan taman mini. Pada kelompok ini juga melakukan pemanfaatan tanaman berupa sayuran seperti sawi, cabe dan kenikir yang ditanam di pot bunga hasil pemanfaatan botol bekas.

Dokumentasi Hari Ketiga : Pemanfaatan Botol Bekas dan Pembuatan Taman

Pada pertemuan ini juga dilakukan closing dan penutup dari serangkaian kegiatan selama tiga hari. Penutup dilakukan dengan berfoto bersama dengan siswa-siswi dan pihak sekolah. Pihak sekolah berharap ilmu dan pengetahuan yang dibagikan oleh Mahasiswa KKN 173 semoga dapat bermanfaat bagi siswa-siswi SDN 03 Subo.