Konten dari Pengguna

KKN-PK 69 Unhas Tanamkan Kebiasaan Berkata Positif Sejak Dini

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN-PK 69 Unhas Desa Lagading tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Pelaksanaan Program Kerja "Kataku Berharga: Satu Kata Baik, Seribu Senyum Tercipta" pada 21/07/2026
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pelaksanaan Program Kerja "Kataku Berharga: Satu Kata Baik, Seribu Senyum Tercipta" pada 21/07/2026

Sidenreng Rappang, 21 Juli 2026 – Upaya membangun budaya komunikasi yang positif sejak usia dini dilakukan melalui program kerja individu bertajuk "Kataku Berharga: Satu Kata Baik, Seribu Senyum Tercipta" yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin di SD Negeri 3 Bila, Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.00 WITA tersebut diinisiasi oleh Kesya Prisilla Lai, mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Hasanuddin.

Siswa-siswi kelas V SD Negeri 3 Bila mengikuti kegiatan dengan antusias melalui berbagai aktivitas interaktif. Selain menerima materi mengenai pentingnya bertutur kata yang baik, mereka juga diajak bermain permainan edukatif yang mengelompokkan contoh ucapan positif dan negatif. Aktivitas ini bertujuan membantu siswa mengenali bentuk komunikasi yang baik sekaligus memahami dampak dari setiap kata yang diucapkan. Di akhir kegiatan, para peserta membuat komitmen untuk membiasakan penggunaan kata-kata positif, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Materi yang diberikan menggunakan pendekatan psikoedukasi dengan menekankan bahwa setiap ucapan memiliki pengaruh terhadap perasaan orang lain. Siswa diperkenalkan pada pentingnya membangun empati sebelum berbicara, membiasakan penggunaan tiga kata ajaib, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih, serta memahami bahwa komunikasi yang positif dapat menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Sebagai pengingat, dipasang pula poster bertema penggunaan kata-kata positif di lingkungan sekolah agar pesan edukasi dapat terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah.

Menurut Kesya Prisilla Lai, kegiatan ini dirancang untuk membiasakan anak-anak menggunakan kata-kata yang santun dan positif dalam berinteraksi dengan teman maupun orang di sekitarnya. Melalui kebiasaan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih kondusif, nyaman, dan saling menghargai.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga tutur kata sebagai bentuk penghormatan kepada orang lain. Dengan membiasakan komunikasi yang positif sejak dini, siswa diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, mempererat hubungan pertemanan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan.