Konten dari Pengguna

Sosialisasi KKN Posko 80: Pemanfaatan Serai Jadi Spray Anti Nyamuk Alami

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN MIT Posko 80 UIN Walisongo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersama PKK Dusun Karang Kepoh, Desa Pager
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama PKK Dusun Karang Kepoh, Desa Pager

Pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT Posko 80 UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar serai. Kegiatan ini dilaksanakan bersama ibu-ibu PKK Dusun Karang Kepoh, Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, bertempat di rumah salah satu warga setempat.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam memanfaatkan bahan alami seperti serai sebagai alternatif pengusir nyamuk yang aman, ramah lingkungan, dan mudah dibuat. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN MIT Posko 80 menjelaskan manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk serta mempraktikkan langsung cara pengolahan hingga menjadi spray yang siap digunakan.

Foto Bersama PKK Dusun Karang Kepoh Desa Pager//Sosialisasi Spray Anti Nyamuk

Adapun tatacara pembuatan spray anti nyamuk dari serai cukup sederhana, yaitu dengan merebus batang serai yang telah digeprek hingga mendidih, kemudian menyaring air rebusan tersebut. Setelah dingin, air rebusan dimasukkan ke dalam botol spray dan bisa ditambahkan sedikit alkohol atau minyak esensial agar lebih tahan lama. Spray alami ini kemudian dapat digunakan langsung pada ruangan maupun area sekitar rumah untuk mengusir nyamuk.

Ibu-ibu PKK Dusun Karang Kepoh menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka turut berpartisipasi aktif dalam sesi praktik dan mengajukan pertanyaan seputar manfaat serta cara penyimpanan produk. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk berbahan kimia.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa UIN Walisongo dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis potensi lokal.