Dukung Aksesibilitas Desa, Mahasiswa KKN Pasang Petunjuk Jalan di Krandon Lor

Mahasiswa KKN MIT-20 UIN Walisongo Posko 114
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari kknmit20posko114 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Krandon Lor, 20 Agustus 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang posko Desa Krandon Lor melaksanakan program kerja yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yakni pemasangan plang petunjuk jalan. Program ini dilakukan karena banyak pengunjung maupun warga luar desa yang sering kebingungan mencari arah ketika pertama kali datang ke Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.
“Sering kali tamu dari luar desa harus bertanya ke warga berulang kali karena tidak ada tanda jalan. Dari situ kami berpikir perlu dibuat plang petunjuk agar lebih mudah,” jelas salah satu mahasiswa KKN, Nur Sidiq.
Plang jalan yang dipasang dibuat dengan desain sederhana namun jelas terbaca. Penempatan plang juga dipilih pada lokasi yang rawan membingungkan, seperti pertigaan dan perempatan desa. pemasangan plang petunjuk jalan di tempatkan di 7 titik.
Proses pembuatan dan pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama beberapa warga. Material yang digunakan dipilih agar kuat dan tahan lama meski terpapar panas dan hujan.
Ada beberapa tujuan dari kegiatan ini, antara lain: Mempermudah pengunjung dalam menemukan lokasi penting di desa seperti balai desa, sekolah, TPQ, masjid, dan pusat kegiatan masyarakat, Mendukung keteraturan tata desa sehingga Krandon Lor terlihat lebih tertata dan ramah pengunjung, Mengurangi kebingungan tamu luar desa yang sebelumnya sering tersesat atau harus menjemput ulang dan Memberikan citra positif desa sebagai wilayah yang peduli pada aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat.
Kehadiran plang jalan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak warga merasa terbantu karena kini lebih mudah memberi arahan kepada keluarga atau tamu dari luar desa.
“Alhamdulillah, sekarang desa jadi lebih mudah dicari. Kalau ada tamu, kami tinggal bilang ikuti plang yang dipasang adik-adik KKN. Sangat membantu sekali,” ungkap seorang warga dengan senyum.
Perangkat desa juga menyampaikan apresiasi tinggi. Menurut mereka, meski sederhana, program ini punya manfaat nyata dan mendukung pengembangan desa.
Mahasiswa KKN berharap plang yang mereka pasang bisa menjadi awal dari upaya yang lebih luas dalam membangun tata ruang desa yang ramah bagi pengunjung. Mereka mendorong agar pemasangan plang bisa diperluas ke titik-titik lain yang masih belum terpasang.
“Semoga ke depan, warga maupun perangkat desa bisa melanjutkan program ini agar Krandon Lor semakin mudah diakses. Dengan akses yang jelas, desa juga lebih terbuka untuk kegiatan sosial, pendidikan, maupun ekonomi,” tambah perwakilan mahasiswa KKN.
