Konten dari Pengguna

Pencanangan Desa GERMAS di Krandon Lor: Sinergi Mahasiswa KKN dan Warga Desa

kknmit20posko114
Mahasiswa KKN MIT-20 UIN Walisongo Posko 114
1 September 2025 13:44 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Pencanangan Desa GERMAS di Krandon Lor: Sinergi Mahasiswa KKN dan Warga Desa
pencanangan desa GERMAS di Desa Krandon Lor atas kerjasama antara pemerintah desa, puskesmas dadapayam, serta mahasiswa KKN MIT-20 UIN Walisongo Posko 114 dalam menciptakan masyarakat hidup sehat
kknmit20posko114
Tulisan dari kknmit20posko114 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pencanangan Desa GERMAS di Krandon Lor.
zoom-in-whitePerbesar
Pencanangan Desa GERMAS di Krandon Lor.
ADVERTISEMENT
Krandon Lor, 25 Agustus 2025 – Semangat hidup sehat kini semakin digaungkan di Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Hal ini terlihat dalam kegiatan Pencanangan Desa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dilaksanakan pada senin (25/8). Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dengan pemerintah serta warga setempat.
ADVERTISEMENT
Kegiatan berlangsung di Balai Desa Krandon Lor dengan meriah dan penuh antusiasme. Ratusan warga dari berbagai kalangan hadir, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Tak hanya sekadar pencanangan, acara juga diisi dengan berbagai aktivitas yang mendorong masyarakat lebih peduli pada kesehatan diri dan lingkungan.
Pencanangan desa GERMAS di Desa Krandon Lor diberikan oleh Dinas Kesehatan kabupaten Semarang. acara ini dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Krandon Lor beserta kolaborasi dari puskesmas Kecamatan Suruh dan Puskesmas Dadapayam serta berlangsungnya acara ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN MIT-20 UIN Walisongo posko 114.
Dalam acara ini pemerintah desa Krandon Lor mengadakan pengecekan kesehatan gratis, lomba senam ibu-ibu PKK dan lomba membuat kudapan yang lezat dan bergizi dengan tampilan yang cantik yang dijuri langsung oleh mahasiswa KKN, Nur Shidiq.
ADVERTISEMENT

Kolaborasi Nyata untuk Hidup Sehat

Koordinator mahasiswa KKN, Miftahurrozaq Dwi Digantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini hingga lansia.
“GERMAS bukan sekadar slogan. Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti rajin olahraga, makan makanan bergizi, hingga rutin cek kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Krandon Lor menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan visi pemerintah desa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif.
“Kami berharap setelah pencanangan ini, warga semakin disiplin menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian,” ucapnya.

Rangkaian Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Acara pencanangan Desa GERMAS diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti ratusan warga. Suasana penuh keceriaan tercipta ketika musik senam mengiringi gerakan peserta.
ADVERTISEMENT
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga kadar gula darah. Layanan ini disambut antusias karena masih terbatasnya akses kesehatan di pedesaan.
“Saya senang bisa ikut. Jadi tahu kalau tekanan darah saya agak tinggi, nanti saya lebih hati-hati menjaga pola makan,” Ibu lilis Endang, salah satu warga.
Mahasiswa KKN juga membagikan leaflet edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, cara mencegah penyakit menular, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui pencanangan Desa GERMAS ini, Desa Krandon Lor diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan pola hidup sehat di tingkat desa. Gerakan ini tidak hanya mengajak masyarakat untuk sehat secara individu, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih bersih dan produktif.
ADVERTISEMENT
“Harapan kami, gerakan ini bisa terus berlanjut meski masa KKN selesai. Karena sehat itu bukan untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan,” tutup, Miftahurrozaq.
Dengan semangat kolaborasi mahasiswa dan masyarakat, Desa Krandon Lor selangkah lebih maju menuju desa sehat yang mandiri dan berdaya.