Konten dari Pengguna

KKN UNS 118 Sosialisasikan Sigap Bencana Longsor di Dusun Pluwang, Pasekan

KKN 118 UNS 2026

KKN 118 UNS 2026

Sekumpulan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nomor 118 2026

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN 118 UNS 2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salsabila Puspitasari, mahasiswa KKN UNS 118, memaparkan materi LENTERA mengenai mitigasi bencana tanah longsor kepada warga Dusun Pluwang (02/02/2026).
zoom-in-whitePerbesar
Salsabila Puspitasari, mahasiswa KKN UNS 118, memaparkan materi LENTERA mengenai mitigasi bencana tanah longsor kepada warga Dusun Pluwang (02/02/2026).

Desa Pasekan, 02 Februari 2025 — Kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan dari ancaman bencana alam seringkali masih luput dari perhatian masyarakat. Padahal, pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi bencana merupakan faktor krusial dalam meminimalisir risiko kerugian, baik materiil maupun nyawa. Berangkat dari kepedulian tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 118 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2026, menginisiasi sebuah program kerja edukatif bagi warga Dusun Pluwang RT 23 dan RT 24, di Desa Pasekan, Kecamatan Ambarawa.

​Program kerja yang diberi nama "LENTERA: Langkah Edukasi Terpadu Tanggap Bencana" ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian nyata mahasiswa dalam merespons kondisi geografis desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berupaya memberikan pemahaman komprehensif mengenai mitigasi bencana secara umum namun tetap menyentuh aspek-aspek lokal yang relevan dengan kebutuhan warga Pasekan.

Program Kerja LENTERA menekankan bahwa bencana, khususnya tanah longsor, bukanlah sesuatu yang hanya bisa ditunggu, melainkan harus diantisipasi dengan kesiapan mental dan langkah preventif. Berangkat dari hal tersebut, Salsabila sebagai Penanggung Jawab kegiatan ini menyampaikan, "Kami ingin program LENTERA ini benar-benar menjadi 'penerang' bagi warga. Tujuan dari diadakannya sosialisasi ini yaitu masyarakat paham harus melakukan apa dan tidak bingung ketika tanda-tanda alam yang mencurigakan sudah mulai muncul.” Maka, untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa poin utama yang dibahas dalam kegiatan ini yaitu meliputi:

1. Pra Bencana: Edukasi mengenai tanda-tanda alam akan terjadinya tanah longsor.

2. Saat Bencana: Edukasi mengenai langkah cepat saat terjadi bencana dan pentingnya menentukan titik kumpul yang aman.

3. Pasca Bencana: Mengajak warga menjaga lingkungan dan ekosistem desa sebagai benteng alami terhadap bencana tanah longsor.

4. Kemandirian Mitigasi: Pengenalan konsep Tas Siaga Bencana

Warga Dusun Pluwang tampak serius menyimak dan membaca selebaran materi LENTERA saat sosialisasi mitigasi bencana tanah longsor yang diadakan mahasiswa KKN UNS 118. Sumber: Dok. KKN 118 UNS 2026

Sebagai langkah konkret untuk mendukung pemahaman materi tersebut, dalam kegiatan ini setiap warga juga menerima leaflet praktis yang berisi panduan langkah-langkah mitigasi dan komponen wajib Tas Siaga Bencana. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya waspada, tetapi juga tahu persis apa yang harus dilakukan. Melalui program LENTERA, Kelompok KKN UNS 118 berharap Desa Pasekan dapat tumbuh menjadi desa yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan alam. Sinergi antara ilmu pengetahuan dari akademisi dan kearifan lokal masyarakat diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan selalu siap siaga.