KKN UNS dan PKK Dusun Puser Kolaborasi Ciptakan Produk Ecoprint

Sekumpulan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nomor 118 2026
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKN 118 UNS 2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Pasekan, 1 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 118 Tahun 2026 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan pelatihan ecoprint bersama PKK Dusun Puser sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Dusun Puser dan menjadi salah satu program kerja yang mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.
Pelatihan ecoprint dipilih dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat Dusun Puser, Desa Pasekan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan memiliki akses langsung terhadap berbagai bahan alam. Pemanfaatan daun dan tanaman di sekitar lingkungan pertanian melalui teknik ecoprint diharapkan dapat menjadi alternatif usaha produktif yang mudah diterapkan, berbiaya rendah, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga serta sejalan dengan upaya penguatan SDG’s dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar ecoprint dan peluang pemanfaatannya dalam kegiatan ekonomi rumah tangga. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan ecoprint secara langsung dengan pendampingan mahasiswa KKN UNS, mulai dari tahap persiapan bahan, penataan motif alami pada kain, hingga proses pencetakan pola dan pengeringan.
Sebagai penanggung jawab kegiatan, Sulthan Fasyah menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pelatihan keterampilan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan awal bagi ibu-ibu PKK Dusun Puser. Pendekatan pendampingan tersebut diharapkan pelatihan ecoprint dapat dikembangkan sebagai usaha produktif sederhana yang memanfaatkan sumber daya alam lokal dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Salah satu peserta pelatihan dari PKK Dusun Puser menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru terkait pemanfaatan bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar. Peserta menilai teknik ecoprint cukup mudah dipraktikkan dan berpotensi untuk diterapkan sebagai kegiatan produktif di rumah.
Pelaksanaan pelatihan ecoprint ini mendapatkan respons positif dari peserta. Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi penyampaian materi hingga praktik langsung, serta interaksi yang terbangun selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan pelatihan ecoprint ini, mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret berharap ibu-ibu PKK Dusun Puser dapat semakin menyadari potensi sumber daya alam di sekitar lingkungan mereka yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pelatihan ini tidak hanya mendorong kreativitas masyarakat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha produktif berbasis pemanfaatan bahan alam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pelatihan ecoprint ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 1: Pengentasan Kemiskinan, melalui pemberian keterampilan sederhana yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan dan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga petani. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab dengan mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara bijak tanpa merusak lingkungan.
Dengan demikian, pelatihan ecoprint menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara mahasiswa KKN UNS dan masyarakat Dusun Puser, Desa Pasekan, dalam menciptakan kegiatan pemberdayaan yang edukatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh dapat terus dikembangkan oleh PKK Dusun Puser meskipun kegiatan KKN telah berakhir, sehingga mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat desa.
