KKN-PK 69 Unhas Sukses Edukasi Warga Desa Kalosi melalui SAPA HIPERTENSI

Mahasiswa KKN Profesi kesehatan Universitas hasanuddin angkatan 69 di Desa Kalosi
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari kknpk69 unhas desakalosi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa melaksanakan program kerja bertajuk "SAPA HIPERTENSI: Sadar dan Paham Hipertensi (Edukasi Hipertensi melalui Media Leaflet sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Hipertensi pada Masyarakat di Desa Kalosi)" yang dilaksanakan dalam dua sesi kegiatan. Kegiatan pertama dilaksanakan di Kantor Desa Kalosi pada 23 Juli 2026 dengan mengumpulkan masyarakat untuk mengikuti edukasi mengenai hipertensi. Selanjutnya, kegiatan kedua dilaksanakan melalui metode door to door dengan mengunjungi rumah-rumah warga guna memberikan edukasi secara langsung sekaligus membagikan media leaflet kepada masyarakat yang belum sempat mengikuti kegiatan di kantor desa. Program ini menyasar masyarakat Desa Kalosi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai faktor risiko, pencegahan, serta pengendalian hipertensi melalui penerapan gaya hidup sehat.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan edukasi secara kelompok di Kantor Desa Kalosi pada 23 Juli 2026. Sebelum penyampaian materi, masyarakat terlebih dahulu mengisi lembar pre-test sebagai dasar untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif yang membahas pengertian hipertensi, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi, pencegahan, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pengendalian hipertensi. Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Di akhir kegiatan, masyarakat menerima leaflet sebagai media edukasi yang dapat dibaca kembali secara mandiri di rumah.
Selain edukasi yang dilaksanakan di Kantor Desa Kalosi, mahasiswa juga melakukan edukasi melalui metode door to door dengan mengunjungi rumah-rumah warga. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 26 Juli 2026 bertujuan menjangkau masyarakat yang tidak dapat menghadiri kegiatan di kantor desa sekaligus memberikan edukasi secara lebih personal. Pada setiap kunjungan, mahasiswa menyampaikan materi mengenai hipertensi secara langsung, membagikan leaflet, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkonsultasi dan bertanya mengenai pencegahan maupun pengendalian hipertensi. Pendekatan ini memungkinkan penyampaian informasi menjadi lebih efektif karena disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi.
Setelah penyampaian materi, masyarakat kembali diberikan lembar post-test untuk mengukur tingkat pemahaman setelah mengikuti kegiatan edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat, yang ditandai dengan nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan nilai pre-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi melalui Program SAPA HIPERTENSI efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, meliputi faktor risiko, pencegahan, serta upaya pengendalian hipertensi melalui penerapan pola hidup sehat.
"Kegiatan seperti ini sangat baik karena memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang sebelumnya belum memahami dampak dari tekanan darah tinggi. Melalui edukasi ini, kami menjadi lebih tahu tentang cara mencegah dan mengendalikan hipertensi. Kegiatan yang dilakukan dari rumah ke rumah juga sangat membantu karena masih banyak masyarakat yang enggan atau berhalangan hadir apabila kegiatan dilaksanakan dengan mengumpulkan warga di satu tempat," ujar Ibu M, salah seorang masyarakat Desa Kalosi.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini juga diharapkan mampu membentuk kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta mengurangi faktor risiko hipertensi sehingga dapat mendukung terwujudnya masyarakat Desa Kalosi yang lebih sehat.
