Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Gizi Seimbang "Isi Piringku" di SD Desa Kalosi

Mahasiswa KKN Profesi kesehatan Universitas hasanuddin angkatan 69 di Desa Kalosi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari kknpk69 unhas desakalosi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SIDRAP - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Edukasi Isi Piringku untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang di tiga sekolah dasar di Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, yaitu UPT SD Negeri 9 Tanrutedong pada 20 Juli 2026, UPT SD Negeri 5 Tanrutedong pada 23 Juli 2026, dan UPT SD Negeri 12 Tanrutedong pada 25 Juli 2026. Program yang diinisiasi oleh Ghiska Anara, mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin selaku penanggung jawab program, ini diikuti oleh 157 siswa kelas IV, V, dan VI di ketiga sekolah tersebut.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal siswa mengenai konsep gizi seimbang. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi secara interaktif mengenai pedoman Isi Piringku, yang mencakup pembagian proporsi makanan dalam satu kali makan, pentingnya mengonsumsi makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah sesuai anjuran, serta manfaat penerapan pola makan bergizi seimbang bagi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak. Selain penyampaian materi, siswa juga mengikuti praktik penyusunan Isi Piringku menggunakan lembar kerja, sesi diskusi, dan tanya jawab. Sebagai bentuk evaluasi, seluruh peserta kembali mengerjakan post-test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan edukasi.
Ghiska Anara menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya penerapan gizi seimbang sejak usia dini sehingga mereka mampu memilih dan mengonsumsi makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. "Kami berharap siswa tidak hanya memahami konsep Isi Piringku, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, mereka dapat membiasakan pola makan yang lebih sehat, memenuhi kebutuhan gizinya, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal," ujarnya.
Kepala UPT SD Negeri 9 Tanrutedong, Ramli, turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. "Program seperti ini sangat baik diberikan kepada anak-anak sekolah karena dapat menambah pengetahuan mereka tentang gizi seimbang. Edukasi seperti ini penting untuk membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini sehingga siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," tuturnya.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan edukasi. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh siswa sehingga mampu membentuk kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, serta mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas di Desa Kalosi.
