KKN UMD UNEJ 2025 Desa Sumber Gading : Edukasi PHBS di MI Miftahul Ulum

Kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas Jember Membangun Desa (KKN-UMD) Tahun 2025 diterjunkan di Desa Sumbergading, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 35 hari.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari kknsumbergading tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Edukasi PHBS di Sekolah Dasar: Mahasiswa KKN Ajak Anak-Anak MI Miftahul Ulum Terapkan Hidup Sehat
Sumber Gading, 22 Juli 2025 — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember di Desa Sumber Gading, Kecamatan Sumberwringin, kembali menunjukkan kontribusi konkret dalam bidang edukasi masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian yang menuai antusiasme datang dari kegiatan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum. Program serupa juga dilakukan oleh tim KKN dari kampus lain, yaitu UNDIP melaksanakan program WASH yang mencakup edukasi sanitasi dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) di sekolah dasar (Baca juga: Tim KKNT UNDIP Terapkan WASH dan CTPS di SD Pagerejo).
Kegiatan ini dirancang dengan metode yang komunikatif dan atraktif. Melalui media visual, diskusi ringan, dan permainan tematik, para mahasiswa menyampaikan pesan-pesan penting terkait pola hidup sehat kepada peserta didik tingkat dasar. Anak-anak menunjukkan partisipasi aktif ketika diajak mendiskusikan makna hidup sehat serta alasan mengapa pola hidup tersebut perlu diterapkan sejak dini.
Dalam sesi penyampaian materi, siswa dikenalkan pada pola perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari konsumsi gizi seimbang, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hingga pentingnya istirahat dan aktivitas fisik. Tak hanya itu, mereka juga diajak mengidentifikasi risiko dan dampak negatif dari gaya hidup yang abai terhadap kebersihan dan kesehatan.
Guna memperkuat pemahaman, mahasiswa menyisipkan unsur permainan edukatif seperti kuis interaktif, tebak gambar, serta simulasi gerakan yang menyenangkan. Selain itu, siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang benar sesuai langkah-langkah yang telah diajarkan, guna membentuk kebiasaan higienis dalam keseharian. Presentasi disampaikan dalam format visual yang cerah dan menarik, menciptakan suasana pembelajaran yang hidup dan mudah dicerna oleh anak-anak (Baca juga: Cara Cuci Tangan yang Benar Menurut Kemenkes dan WHO).
“Kami berharap materi PHBS ini tidak hanya terserap, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam keseharian mereka. Maka pendekatannya harus menyenangkan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Respons positif juga datang dari pihak sekolah. Para guru mengapresiasi metode penyampaian yang dinilai mampu menumbuhkan kesadaran siswa tanpa kesan menggurui. Kegiatan ini dinilai sebagai kolaborasi efektif antara dunia kampus dan pendidikan dasar.
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap dapat menanamkan nilai-nilai preventif dan promotif kesehatan kepada generasi muda, sekaligus membangun budaya hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
