Konten dari Pengguna

KKNT IPB Ajak Warga Gumawang Wujudkan Keluarga Tangguh Lewat Program GEMBIRA

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKNT Inovasi IPB University Desa Gumawang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi acara sosialisasi mahasiswa KKNT bersama peserta program GEMBIRA
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi acara sosialisasi mahasiswa KKNT bersama peserta program GEMBIRA

BATANG — Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan dan kesejahteraan keluarga, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University mengadakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang pada Sabtu, 18 Juli 2026. Program ini bernama GEMBIRA yaitu singkatan dari Gerakan Membangun Keluarga Berdaya dan Sejahtera yang berfokus untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai ketahanan dan kesejahteraan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan generasi berkualitas, sekaligus menanamkan pemahaman mengenai fungsi-fungsi keluarga, serta pentingnya pola asuh positif dari orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini menyasar pada ibu yang memiliki anak usia bayi hingga balita di Desa Gumawang yang disampaikan dengan metode ceramah serta diskusi secara interaktif. Rangkaian sosialisasi dibuka dengan diskusi ringan mengenai makna keluarga bahagia, sebagai pengantar menuju materi inti. Mahasiswa memperkenalkan Pop-Up Rumah Ketahanan Keluarga, yaitu media visual interaktif yang menggambarkan konsep ketahanan keluarga melalui perumpamaan bagian-bagian rumah seperti fondasi sebagai nilai dan tujuan keluarga, dinding sebagai fungsi dan peran keluarga, tiang penyangga sebagai ketahanan fisik-ekonomi, sosial, dan psikologis, hingga atap yang melambangkan kesejahteraan sebagai tujuan akhir dari keluarga. Peserta juga diajak memahami delapan tahap perkembangan keluarga (family life cycle) melalui sesi ini.

Kegiatan sosialisasi dan diskusi interakti menggunakan media rumah harapan keluarga, kartu fungsi keluarga, dan kartu studi kasus pengasuhan anak

Kegiatan berlanjut dengan pemaparan sembilan fungsi keluarga serta materi pola asuh positif yang membahas empat jenis pola asuh, yaitu otoritatif, otoriter, permisif, dan pengabaian, yang dilengkapi dengan tips pengasuhan responsif terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak. Pemahaman peserta diuji lewat diskusi kelompok menggunakan Kartu Fungsi Keluarga dan Kartu Studi Kasus Pola Asuh. Sebagai penutup, mahasiswa memperkenalkan aplikasi FamLink, sarana edukasi keluarga berbasis digital yang dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh para ibu setelah kegiatan berakhir.

Kegiatan posyandu di beberapa dukuh yang ada di Desa Gumawang

Selain sosialisasi, mahasiswa KKNT IPB University juga terlibat aktif dalam kegiatan Posyandu di sejumlah dukuh di Desa Gumawang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu proses konsultasi tumbuh kembang anak kepada para orang tua, serta ikut serta dalam pengukuran tinggi dan berat badan. Keterlibatan ini menjadi upaya mendekatkan program edukasi keluarga dengan layanan kesehatan dasar yang rutin diakses masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan sosialisasi program GEMBIRA di berbagai wilayah desa.

Program GEMBIRA merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKNT IPB University dan pemerintah Desa Gumawang. Melalui rangkaian sosialisasi maupun keterlibatan dalam Posyandu, program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas keluarga dalam menjalankan fungsinya secara optimal, menerapkan pola asuh positif, serta mendukung terbentuknya keluarga yang tangguh, harmonis, dan sejahtera. Antusiasme tinggi ditunjukkan para ibu peserta selama kegiatan berlangsung, dan mahasiswa berharap program ini memberikan dampak positif serta berkelanjutan bagi keluarga-keluarga di Desa Gumawang.