Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN IPB Kenalkan Mineral Blok: Solusi Cerdas untuk Peternak Ruminansia

kknt18lengkong

kknt18lengkong

KKN-T Inovasi IPB University 2025 di Desa Lengkong, Tegal, Jawa Tengah

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari kknt18lengkong tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersama Mahasiswa dengan Peternak Desa Lengkong (Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama Mahasiswa dengan Peternak Desa Lengkong (Dokumentasi Pribadi)

Lengkong, Tegal - 16 Juli 2025. Inovasi dan edukasi kembali datang ke tengah masyarakat peternak melalui acara "BLOCKTOK: Mineral Block Ternak Oke" yang diadakan oleh sekelompok mahasiswa KKNT Inovasi IPB University, tim TEGALKAB18. Acara ini merupakan sosialisasi pentingnya mineral tambahan bagi ternak ruminansia dan praktik langsung pembuatan mineral block yang mudah dan murah.

Pemberian mineral tambahan sangat penting dalam dunia peternakan. Kekurangan mineral bisa merugikan kesehatan ternak, menurunkan kualitas susu dan daging, serta meningkatkan risiko penyakit. Namun, sayangnya masih banyak peternak yang belum mengetahui cara untuk memenuhi kebutuhan mineral tersebut. Oleh karena itu, program BLOCKTOK hadir sebagai solusi dari permasalahan tersebut.

Uji Palatabilitas Mineral Blok pada Kambing (Dokumentasi Pribadi)

Dalam acara ini, peserta yang sebagian besar merupakan peternak lokal diberi pemahaman tentang manfaat dan cara pembuatan mineral block. Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan mineral block, yaitu premiks, molases, garam, pollard atau dedak, semen putih, dan air secukupnya. Bahan tersebut bisa ditemukan dengan mudah di sekitar desa dengan harga yang terjangkau, sehingga peternak bisa membuatnya sendiri di rumah.

Proses pembuatan mineral blok dimulai dengan menyiapkan bahan diatas dan alat seperti sendok, ember, dan cetakan. Berikut tahapan pembuatannya:

  1. Campuran bahan terdiri dari 7 sdm premiks, 7 sdm garam, 7 sdm semen putih, 10 sdm molases, 4 sdm pollard, dan sedikit air yang diaduk hingga merata dan bertekstur tidak terlalu encer maupun kental.

  2. Setelah tercampur sempurna, adonan dimasukkan ke cetakan, dipadatkan, dan bagian tengahnya diberi lubang menggunakan kayu berbentuk silinder yang berguna untuk memudahkan pemberian mineral blok pada ternak dengan cara digantung.

  3. Mineral block kemudian dijemur selama tiga sampai lima hari hingga mengeras dan siap digunakan sebagai suplemen mineral bagi ternak.

Praktek Pembuatan Mineral Blok (Dokumentasi Pribadi)

Antusiasme peternak sangat tinggi, Selain mendengarkan materi sosialisasi mereka juga ikut berpartisipasi saat praktek pembuatan mineral blok. Peternak menyambut baik metode ini karena praktis, menghemat biaya, dan sangat membantu dalam menjaga kesehatan ternak mereka.

“Menurut saya, acara ini bukan hanya memberi pengetahuan, tapi juga mendorong kami para peternak untuk lebih mandiri. Kami jadi tahu cara membuat sendiri mineral block yang bermanfaat dan bisa digunakan secara berkelanjutan,” ujar Hj. Ismail, salah satu peternak yang mengikuti kegiatan BLOCKTOK.

BLOCKTOK menunjukkan bahwa edukasi sederhana bisa memberikan dampak besar. Semoga pemberian mineral blok terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mengembangkan peternakan yang sehat dan produktif.

Nur Fitri, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University