news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna

Cetak Sejarah, Prof Sri Ayu Jadi Guru Besar Pertama di Universitas Majalengka

SEVIMA
Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
21 Maret 2025 14:17 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Universitas Majalengka (Unma) Jawa Barat, kini memiliki Guru Besar bidang Manajemen Agribisnis, Ia adalah Prof. Dr. Sri Ayu Andayani, SP, MP.
ADVERTISEMENT
Prof. Sri Ayu Andayani, bisa dikatakan menjadi pencetak sejarah pertama di Kampus Universitas Majalengka sebagai Guru Besar dengan menyandang gelar Profesor tahun 2025 ini.
Prosesi pengukuhan Guru Besar terhadap Prof. Ayu secara hidmat dilakukan dalam rangkaian sidang terbuka senat akademik Universitas Majalengka termasuk penayangan perjalanan Prof. Ayu dari semasa duduk dibangku Sekolah Dasar hingga menjadi Guru Besar.
"Hari ini merupakan momen bersejarah bagi keluarga besar Universitas Majalengka, karena untuk pertama kalinya, universitas kita mengukuhkan seorang Guru Besar. Pengukuhan ini bukan hanya merupakan prestasi pribadi bagi yang terhormat Prof Dr Sri Ayu Andayani, SP., MP., tetapi juga sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika di Universitas Majalengka," ungkap Rektor Universitas Majalengka Dr. Indra Adi Budiman dalam sambutannya, Sabtu (1/2)
ADVERTISEMENT
Menurut Indra, Prof. Ayu telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam bidang ilmu yang digelutinya, dan pengukuhan adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, dan kontribusi besarnya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Universitas Majalengka sangat bangga atas pencapaian ini. Sebagai lembaga pendidikan yang masih terus berkembang, pencapaian ini adalah salah satu tonggak sejarah penting yang akan menginspirasi kita semua untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di universitas kita," tandasnya.
Rektor menegaskan bahwa pengukuhan yang berlangsung saat ini menunjukkan bahwa Universitas Majalengka semakin dikenal dan dihargai sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam dunia akademik. Ia berharap pengukuhan Prof. Ayu dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
"Kita semua memiliki peran penting dalam memajukan universitas ini, dan saya yakin dengan semangat kebersamaan, kita dapat terus meraih keberhasilan dan membangun Universitas Majalengka menjadi universitas yang lebih unggul di masa depan," pungkasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (3/2).
Sementara. Prof. Sri Ayu Andayani kepada media mengatakan rasa syukur dan bangga atas pencapaian yang ia raih setelah 24 tahun mengabdi sebagai dosen di Fakultas Pertanian, yang menurutnya merupakan perjalanan panjang.
Prof. Ayu berharap, ia bisa amanah dengan tanggung jawab yang ia emban saat ini sebagai guru besar sekaligus sebagai awal perjuangannya dalam melaksanakan tri dharma dengan penuh makna.
"Alhamdulillah, mingkin ini pencapaian dan perjuangan yang mungkin membutuhkan waktu panjang, jadi selama 24 tahun saya berkiprah menjadi seorang dosen di home base saya di Fakultas Pertanian, ini pencapaian yang lumayan cukup panjang," tandasnya.
ADVERTISEMENT
"Mudah-mudahan dengan pencapaian saya ini bisa berkontribusi khususnya dalam pengembangan Manajemen Agribisnis dengan pencapaian Guru Besar ini saya bisa amanah karena memang mungkin ini adalah awal perjuangan saya untuk kedepannya melaksanakan tri dharma dengan penuh makna," tambahnya.
Artinya kata Ayu. Ia harus lebih hati-hati dalam bertindak, dalam mengembangkan keilmuan karena membawa nama baik Guru Besar yang tidak mudah
"Ini tidak mudah dan juga yang disampaikan LLDIKTI, kita bukan hanya menerima hak tetapi kita juga punya kewajiban khusus, kewajiban tambahan yang harus terpenuhi, publikasi-publikasi, inipun yang harus saya kembangkan, juga benar benar bisa berkontribusi untuk kemajuan masyarakat khususnya pertanian khususnya dalam bidang ilmu saya manajemen agribisnis, bagaimana kita mengembangkan produk produk pertanian bisa dikenal nasional maupun internasional.," paparnya.
ADVERTISEMENT
Prof. Ayu juga berharap dengan sejarah baru yang Ia toreh untuk Universitas Majalengka, adalah sebagai regenerasi, dosen menurutnya harus bisa meningkatkan jabatan akademiknya ke jenjang Guru Besar.
"Sebenarnya tidak susah kalau kita bener-bener berjuang tidak susah, karena pengalaman saya walaupun mencapai 20 tahun lebih tapi yang penting punya itikad mengembangkan keilmuan kita melalui tri dharma siapapun dosennya bisa meraih mencapai ini," tukasnya.
Sumber: Elshinta