Konten dari Pengguna

Dr. Indra Cahyadinata Terpilih Sebagai Rektor Universitas Bengkulu 2025-2029

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Bengkulu, 19 September 2025 – Universitas Bengkulu (Unib) resmi mengumumkan hasil pemilihan rektor periode 2025–2029, dengan Dr. Indra Cahyadinata, SP., M.Si terpilih sebagai pemimpin baru untuk universitas tersebut. Pemilihan yang berlangsung pada Jumat, 19 September 2025, ini menyusul serangkaian tahapan yang melibatkan penjaringan, penyaringan, hingga pemungutan suara yang berlangsung tertib dan demokratis di ruang rapat lll Gedung Rektorat Unib.

Proses pemilihan yang sempat mengalami penundaan pada 11 September 2025 itu dilakukan setelah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) meminta pendalaman terhadap tiga calon rektor yang telah ditetapkan. Namun, pada akhirnya, hasil pemungutan suara menunjukkan Dr. Indra Cahyadinata meraih suara terbanyak, mengalahkan dua pesaingnya.

Pemilihan rektor kali ini diselenggarakan dengan partisipasi penuh dari civitas akademika Universitas Bengkulu, termasuk anggota Senat, dekan, pimpinan unit kerja, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Proses seleksi yang ketat dimulai dengan uji kelayakan para calon rektor yang kemudian memaparkan visi dan misi mereka untuk memimpin universitas. Selanjutnya, para calon juga berinteraksi dalam dialog dengan pihak Senat dan civitas akademika lainnya untuk memastikan pemilihan yang tepat.

Dari tiga kandidat yang bersaing, Dr. Indra Cahyadinata berhasil memperoleh 36 suara, sementara Prof. Agustin Zarkani mendapatkan 17 suara dan Prof. Kamaludin memperoleh 11 suara. Terdapat juga satu suara yang tidak memberikan pilihan, atau abstain. Dengan suara mayoritas tersebut, Dr. Indra Cahyadinata resmi terpilih menjadi rektor Universitas Bengkulu yang baru, menggantikan rektor sebelumnya.

Usai terpilih, Dr. Indra Cahyadinata menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh civitas akademika Universitas Bengkulu atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Dalam wawancaranya, Dr. Indra mengungkapkan beberapa program terdekat yang akan dijalankan setelah ia menjabat sebagai rektor. Ia menekankan pentingnya kontribusi dari dunia pendidikan tinggi dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

“Seperti yang kita ketahui, kita akan sama-sama menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045. Kampus berdampak, sesuai dengan tagline yang disampaikan, akan menjadi tujuan kita. Pendidikan tinggi, sains, dan teknologi harus terus kita majukan,” kata Dr. Indra Cahyadinata dengan semangat.

Selain itu, Dr. Indra juga menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang kuat di universitas ini. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di Unib serta memperkuat daya saing universitas agar mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Sementara itu, Ketua Senat Universitas Bengkulu, Prof. Herawan Sauni, menyampaikan harapan agar pemilihan ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan universitas. Menurutnya, meskipun pemilihan rektor telah selesai, tantangan besar kini ada di depan mata. Prof. Herawan berharap agar rektor terpilih dapat memberikan yang terbaik bagi kampus ini dan membawa Universitas Bengkulu menuju arah yang lebih baik.

“Apa yang dikerjakan hari ini tentu kedepan harus lebih baik lagi. Mimpi kita adalah memiliki kampus yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing. Itulah tujuan yang harus kita tuju,” ungkap Prof. Herawan dalam sambutannya.

Pernyataan ini menggarisbawahi tekad Universitas Bengkulu untuk terus berkembang menjadi universitas yang mampu menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. Prof. Herawan juga menekankan bahwa rektor terpilih diharapkan mampu menjalankan visi misi yang jelas, menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan industri, dan memajukan Universitas Bengkulu ke tingkat yang lebih tinggi.

Universitas Bengkulu, yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di Provinsi Bengkulu, terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Dengan berbagai prodi unggulan yang telah terakreditasi A, universitas ini terus memperkuat posisinya di dunia pendidikan tinggi Indonesia. Salah satu yang membanggakan adalah adanya banyak program studi di Universitas Bengkulu yang telah memperoleh akreditasi internasional, yang semakin mengukuhkan reputasi universitas ini.

Di bawah kepemimpinan Dr. Indra Cahyadinata, diharapkan Unib akan semakin maju dalam berbagai aspek, baik akademik, sosial, dan budaya. Beberapa program prioritas yang sudah diidentifikasi meliputi pengembangan riset berbasis teknologi, peningkatan kapasitas dosen, serta penciptaan link and match dengan industri untuk meningkatkan lapangan pekerjaan bagi para lulusan. Dr. Indra juga berkomitmen untuk memperkuat jaringan kerja sama internasional yang sudah terjalin, serta membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman global.

Dengan kepemimpinan yang baru, Universitas Bengkulu juga diharapkan dapat semakin aktif dalam memperkenalkan budaya akademik yang lebih inklusif, yang memberi ruang bagi semua pihak untuk berkolaborasi dan berkontribusi. Ini akan menjadi pondasi penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Pemilihan Dr. Indra Cahyadinata sebagai rektor Universitas Bengkulu menjadi momen penting dalam sejarah kampus ini. Dengan pengalaman dan visi yang jelas, Dr. Indra siap membawa Universitas Bengkulu ke era yang lebih maju, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam menciptakan kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri. Sebagai rektor yang baru terpilih, Dr. Indra Cahyadinata memiliki tanggung jawab besar untuk mengarahkan universitas ini agar dapat mencapai tujuannya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.

Sumber: