Fakultas Psikologi UMA Gelar Rapat Kerja, Samakan Visi dan Gaspol Mutu Akademik

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Medan—Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA) menggelar Rapat Kerja Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 10 September 2025, di Conference Room Hj. Siti Mariani Harahap. Forum ini dihadiri pimpinan fakultas, seluruh dosen, serta staf administrasi dan dirancang sebagai ruang konsolidasi untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen, dan merumuskan strategi baru menghadapi tahun akademik yang dinamis. Agenda rapat menegaskan fokus peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga kesiapan akreditasi.
Dikutip dari website Universitas Medan Area, UMA berlokasi di Kampus I: Jalan Kolam No. 1 Medan Estate/Jl. Gedung PBSI, Medan serta Kampus II: Jalan Sei Serayu No. 70A/Jl. Setia Budi No. 79B, Medan. Profil kampus menegaskan reputasi UMA sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang aktif memperkuat mutu akademik, layanan digital, dan kolaborasi dengan dunia kerja. Informasi alamat kampus tercantum pada kanal resmi UMA dan laman fakultas terkait.
Topik pertama yang digarisbawahi rapat kerja adalah peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar dan penelitian mahasiswa. Strateginya meliputi inovasi metode pembelajaran, penguatan kompetensi dosen, pemutakhiran bahan ajar, serta dorongan agar mahasiswa lebih aktif dalam riset. Indikator kinerja yang disepakati mencakup kepuasan mahasiswa, jumlah publikasi ilmiah, capaian profil lulusan, hingga pengakuan eksternal dari pemangku kepentingan. Upaya ini sejalan dengan prinsip Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mewajibkan perguruan tinggi merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, mengendalikan, dan mengembangkan mutu secara berkelanjutan. Dikutip dari portal SPMI Kemendikbudristek, SPMI adalah mekanisme internal untuk memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara sistemik dan konsisten.
Masih terkait mutu, rapat menugaskan unit-unit untuk menurunkan sasaran strategis menjadi rencana operasional per mata kuliah dan laboratorium, termasuk penjaminan keselarasan CPL–CPMK–RPS–penilaian. Langkah ini membantu dosen menjaga konsistensi capaian pembelajaran lintas kelas dan memperjelas umpan balik akademik bagi mahasiswa.
Forum menyepakati profil lulusan yang komprehensif: peneliti pemula, praktisi psikologi dasar, konsultan program, fasilitator pelatihan, pengelola SDM, serta pegiat literasi psikologi masyarakat. Untuk menopang profil tersebut, ditetapkan target studi tepat waktu minimal 37,5% dan efektivitas studi minimal 60% per angkatan. Keduanya menjadi leading indicators bagi pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi dan penguatan posisi akreditasi. Secara normatif, dokumen pedoman SPMI Kemendikbudristek menekankan bahwa mutu pendidikan tinggi harus dibangun dari hulu ke hilir—perencanaan, proses, hingga hasil dengan evaluasi berkelanjutan.
Masa berlaku akreditasi Fakultas Psikologi UMA berakhir 30 Maret 2027 sehingga reakreditasi akan diajukan pada 2026. Rapat kerja menugaskan tim untuk menghimpun dokumen, data, dan bukti kinerja secara sistematis dari unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra eksternal. Targetnya tegas: peringkat akreditasi unggul. Mengacu Peraturan BAN-PT No. 1 Tahun 2022, proses akreditasi mencakup evaluasi data dan informasi, penetapan peringkat, serta pemantauan pemenuhan syarat peringkat—semua berbasis Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Sementara itu, dalam rezim akreditasi mutakhir, predikat “Unggul” merupakan peringkat tertinggi yang mencerminkan pencapaian menyeluruh terhadap kriteria mutu.
Rapat juga mengevaluasi pelaksanaan Gugus Jaminan Mutu (GJM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) di tingkat fakultas. Cakupan evaluasi meliputi akademik, penelitian, pengabdian, SDM, kemahasiswaan–alumni, sarpras, tata kelola administrasi, hingga kerja sama. Prinsipnya: Plan–Do–Check–Act (PDCA) berjalan utuh. SPMI secara nasional memang dirancang sebagai sistem otonom yang dikembangkan perguruan tinggi; regulasi menekankan pentingnya dokumen mutu (kebijakan, manual, standar, dan formulir) serta budaya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan perbaikan terus-menerus.
Pada aspek peraturan akademik dan administrasi, forum menekankan implementasi e-learning end-to-end—mulai dari kontrak kuliah, RPS, hingga bahan ajar digital—serta orkestrasi kalender akademik yang sinkron. Dosen didorong meningkatkan capaian publikasi ilmiah pada indeks Scopus dan Sinta, memperbanyak buku ajar, serta menguatkan rekam kinerja melalui BKD, P3BMS, dan BMID. Secara umum, praktik ini sejalan dengan SPMI dan SN Dikti yang menempatkan kurikulum, dosen, sarpras, proses pembelajaran, dan tata kelola sebagai unsur mutu yang terintegrasi.
Strategi promosi difokuskan pada penguatan citra fakultas, kualitas layanan, narasi kegiatan kemahasiswaan, dan peran alumni. Rapat juga menimbang faktor eksternal seperti persaingan antarkampus, kebijakan pemerintah, dan tren minat calon mahasiswa. Pendekatan promosi diarahkan berbasis data sehingga pesan komunikasi tersegmentasi, menonjolkan keunggulan kurikuler–ko-kurikuler, serta peluang karier lulusan.
Fakultas mendorong mahasiswa aktif mengikuti PKM, KDMI, POMNAS, Peksiminas, hingga konferensi global dan lomba karya tulis internasional. Ajang-ajang tersebut memperkuat portofolio, jejaring, sekaligus menaikkan indikator kinerja akreditasi. Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek menempatkan Peksiminas sebagai puncak pengembangan bakat–minat di bidang seni untuk mahasiswa Indonesia, sehingga partisipasi di skema nasional semacam ini bernilai strategis bagi reputasi dan daya saing lulusan.
Rapat meneguhkan agenda kerja sama dengan organisasi profesi, lembaga pemerintah/industri, dan perguruan tinggi luar negeri melalui MoU/MoA, pertukaran mahasiswa, joint research, publikasi bersama, magang internasional, serta kuliah tamu oleh akademisi dan praktisi global. Skema ini diyakini memperkaya pengalaman belajar lintas budaya, mempercepat transfer keahlian, dan membuka akses publikasi serta pendanaan riset kolaboratif.
Untuk meningkatkan retensi dan kelulusan tepat waktu, rapat mempertegas peran Dosen Pembimbing Akademik (PA): minimal empat kali per semester melakukan pendampingan, memonitor rencana studi, progres riset, dan kendala akademik–nonakademik mahasiswa. Laporan pembimbingan wajib tertulis dan terdokumentasi agar dapat diolah dalam siklus SPMI sebagai bahan continuous improvement.
Selain akademik, forum menyepakati penguatan soft skills dan karakter melalui aktivitas kampus seperti senam, pengajian, doa bersama, perayaan hari besar, dan aksi sosial. Kegiatan ini memupuk jejaring antarangkatan, meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa–dosen, serta memperkokoh budaya kampus yang inklusif dan suportif.
Sebagai konteks, Fakultas Psikologi UMA menampilkan informasi profil, pimpinan, dan akreditasi di laman resminya serta menyebut lokasi kampus di Jl. Kolam No. 1 Medan Estate/Jl. Gedung PBSI. Kanal fakultas juga memuat tautan ke peraturan akademik dan kalender studinya. Penegasan lokasi dan kanal informasi resmi ini penting untuk memudahkan calon mahasiswa, orang tua, dan mitra memahami layanan akademik UMA.
Rapat kerja merangkum komitmen Fakultas Psikologi UMA untuk: (1) meningkatkan mutu pembelajaran berbasis bukti, (2) memperkuat penelitian dosen–mahasiswa dan publikasi bereputasi, (3) menyiapkan reakreditasi menuju peringkat unggul dengan manajemen data yang rapi, (4) memperluas jejaring kerja sama nasional–internasional, serta (5) mencetak lulusan kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.
Dengan fondasi SPMI yang kokoh, target kinerja yang terukur, dan budaya kolaborasi yang produktif, Fakultas Psikologi UMA menatap Semester Ganjil 2025/2026 dengan optimisme positif. Kekuatan pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan menjadi modal strategis untuk menghadirkan pendidikan psikologi yang bermakna, relevan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sumber: psikologi.uma.ac.id
