Konten dari Pengguna

FMIPA Unpad Luncurkan Program "Go Green" untuk Dorong Kampus Berkelanjutan

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Jatinangor, 20 September 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi meluncurkan program FMIPA Go Green sebagai bagian dari komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk mendukung upaya pengurangan beban Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Ciparanje, serta mendorong perubahan perilaku ramah lingkungan di kalangan sivitas akademika.

"Program ini adalah wujud tanggung jawab kami untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung keberlanjutan kampus. Kami ingin mengedukasi semua pihak tentang pentingnya pemilahan sampah yang benar dan mengurangi beban pengolahan sampah di luar kampus," kata Dekan FMIPA Unpad, yang diwakili oleh tim LPPM, saat peluncuran program di kampus Jatinangor.

Salah satu elemen utama dalam program FMIPA Go Green adalah penyediaan tempat sampah terpilah di seluruh area FMIPA Unpad. Tempat sampah ini dibagi menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan residu. Setiap tempat sampah dilengkapi dengan label yang menjelaskan jenis sampah yang seharusnya dibuang di tempat tersebut. Selain itu, setiap label dilengkapi dengan kode QR yang dapat dipindai untuk mengakses laman FMIPA Unpad yang menyediakan daftar jenis sampah secara rinci.

Untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah, FMIPA juga memasang poster edukasi di dekat tempat sampah dan mendistribusikan video edukasi ke seluruh departemen di FMIPA. Upaya ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih jelas mengenai cara membuang sampah dengan benar, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik.

Hasil uji coba penerapan program ini di beberapa departemen menunjukkan bahwa sampah anorganik menjadi jenis sampah yang paling dominan. Temuan ini memberikan informasi penting bahwa Unpad memerlukan volume tempat sampah anorganik yang lebih besar untuk menampung sampah yang dihasilkan.

Namun, meskipun pemilahan sampah sudah dilakukan, skor pemilahan sampah masih belum maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa masih dibutuhkan sinergi berkelanjutan antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta sistem tata kelola yang lebih terintegrasi untuk mewujudkan pemilahan sampah yang lebih baik.

"Kami menyadari bahwa pemilahan sampah ini membutuhkan kerja sama antara semua pihak di kampus. Oleh karena itu, kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal yang mendorong terciptanya budaya sadar lingkungan di FMIPA Unpad," ujar Dr. Mada Aditya Wardhana, Ketua LPPM Unpad.

Program FMIPA Go Green juga memiliki tujuan jangka panjang, yaitu mendorong lahirnya penelitian inovatif terkait pengolahan sampah domestik menjadi produk yang bernilai ekonomi. Dalam hal ini, FMIPA Unpad berkomitmen untuk menciptakan solusi nyata dalam pengelolaan sampah yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya yang dapat menghasilkan manfaat ekonomi.

"Melalui riset multidisiplin, kami bertekad untuk menciptakan solusi yang dapat membantu pengelolaan sampah secara lebih efisien dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)," tambah Dr. Mada.

Peluncuran program FMIPA Go Green ini menegaskan komitmen Universitas Padjadjaran dalam menghadirkan kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan riset, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Sebagai bagian dari visi Unpad Green Campus, FMIPA berupaya menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam upaya pengelolaan lingkungan yang lebih ramah.

"Kami percaya bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada infrastruktur yang kami bangun, tetapi juga pada partisipasi aktif semua sivitas akademika. Oleh karena itu, kami berharap seluruh civitas Unpad dapat berperan aktif dalam menjaga dan merawat lingkungan kampus," pungkas Dr. Mada.

Melalui FMIPA Go Green, Unpad menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara seluruh pihak, Unpad berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk pencapaian pembangunan berkelanjutan baik di tingkat nasional maupun global.

Sumber: unpad.ac.id