Konten dari Pengguna

IAI Rawa Aopa-SEVIMA, Bahas Kolaborasi Penta Helix & Kampus Berdampak

Foto: Dok. SEVIMA
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Dok. SEVIMA

Delegasi kecil, tim pengembangan akademik Institut Agama Islam Rawa Aopa Konawe Selatan mengunjungi kantor pusat SEVIMA di Surabaya pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kunjungan ini berfokus pada penguatan pengelolaan akademik berbasis teknologi informasi (TI) dan penajaman kolaborasi dalam program beasiswa, serta implementasi model penta helix untuk pengembangan pendidikan yang berdampak.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas strategi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi operasional kampus melalui solusi IT yang komprehensif. Perguruan tinggi dan SEVIMA sepakat untuk mengintegrasikan sistem informasi akademik, mulai dari pendaftaran, pengelolaan nilai, kurikulum, hingga administrasi keuangan.

Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses akademik berjalan lancar, efisien, dan aman. Dengan sistem yang terintegrasi, data akademik dapat diakses secara real-time, mempermudah pengambilan keputusan dan meningkatkan akuntabilitas, sehingga memastikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan staf pengajar.

Ismail Suardi Wekke, menegaskan pentingnya kolaborasi penta helix yang melibatkan akademisi, bisnis, pemerintah, masyarakat, dan media. "Pengembangan kampus yang berdampak, terutama di desa-desa, memerlukan sinergi dari semua pihak. SEVIMA sebagai mitra teknologi adalah pilar penting dalam mewujudkan visi ini," ujarnya.

Ismail menambahkan bahwa sinergi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan teknologi, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Salah satu langkah konkret yang dibahas adalah program beasiswa SEMESTA untuk mahasiswa program studi Informatika, yang bertujuan menarik bakat terbaik dari berbagai daerah.

Selain itu, kolaborasi ini mencakup pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Diharapkan, lulusan akan memiliki kompetensi global namun tetap berakar pada konteks lokal, memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Kunjungan ini menandai langkah maju dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inovatif, relevan, dan berdampak luas, menunjukkan bagaimana teknologi dan kolaborasi strategis dapat menjadi kunci untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Sumber: retizen.republika.co.id