Ilham Dary Menjadi Narasumber Webinar SEVIMA: Strategi Waspada Keamanan Data

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada Senin, 11 Agustus 2025, Ilham Dary, Public Relations Manager SEVIMA, diundang sebagai narasumber dalam webinar bertajuk "Strategi Waspada Keamanan Data Pribadi & Kampus: Jangan Bagikan Data OTP kepada Siapapun!" yang diselenggarakan oleh SEVIMA. Webinar ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan bertujuan untuk mengedukasi civitas akademika mengenai pentingnya keamanan data pribadi di era digital.
SEVIMA, sebagai perusahaan yang berfokus pada digitalisasi pendidikan, telah berkontribusi lebih dari 22 tahun dalam menyediakan platform untuk perguruan tinggi di Indonesia. Sebagai perusahaan edutech terkemuka, SEVIMA telah melayani lebih dari 1.200 institusi pendidikan, membantu mereka mengelola sistem akademik, administrasi, dan keuangan secara efisien. Namun, dengan semakin meningkatnya ancaman di dunia maya, SEVIMA merasa penting untuk memberikan edukasi tentang keamanan data, terutama terkait dengan One-Time Password (OTP) yang sering kali menjadi sasaran penipuan.
Ilham Dary, yang juga merupakan dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya, mengungkapkan betapa pentingnya untuk tidak sembarangan memberikan data OTP kepada siapapun. Dalam presentasinya, Ilham menekankan bahwa data OTP adalah informasi yang sangat sensitif dan tidak boleh diberikan kepada pihak yang tidak dikenal. "Penipuan yang melibatkan data pribadi semakin canggih. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi, terutama OTP," jelas Ilham.
Webinar ini menyampaikan informasi penting mengenai cara mengenali penipuan yang sering terjadi, terutama yang melibatkan permintaan data OTP. Salah satu hal yang ditekankan oleh Ilham adalah kewaspadaan terhadap komunikasi yang tidak biasa. "Jika ada seseorang yang tiba-tiba meminta OTP atau informasi pribadi lainnya melalui pesan instan atau telepon, itu adalah tanda yang perlu diwaspadai," tambahnya.
Selain membahas mengenai penipuan berbasis OTP, Ilham juga memperkenalkan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi dan individu untuk melindungi data pribadi mereka. Diantaranya adalah menggunakan autentikasi dua faktor, memisahkan perangkat untuk transaksi keuangan, serta selalu memeriksa sumber informasi sebelum memberikan data pribadi.
SEVIMA, sebagai penyedia platform teknologi pendidikan, berkomitmen untuk mendigitalisasi pendidikan Indonesia dengan mengutamakan keamanan data. Webinar ini juga menyoroti pentingnya kerjasama antara institusi pendidikan dan penyedia teknologi untuk menjaga keamanan data pribadi yang sangat penting di era digital ini. SEVIMA sendiri telah mendapatkan sertifikasi ISO dan terdaftar di Kominfo sebagai penyelenggara sistem elektronik, yang menjamin keamanan data yang diproses oleh platform mereka.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari rektor, dosen, hingga staf akademik yang ingin memperdalam pengetahuan tentang ancaman digital dan cara-cara melindungi data pribadi. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber melalui sesi tanya jawab yang memberikan pemahaman lebih dalam mengenai keamanan data di dunia akademik.
Melalui webinar ini, SEVIMA berharap agar seluruh peserta dapat lebih waspada dan memahami bagaimana melindungi data pribadi mereka dari potensi kebocoran atau penyalahgunaan. “Keamanan data adalah tanggung jawab kita bersama. Kita tidak bisa mengandalkan teknologi saja, tetapi juga harus meningkatkan kewaspadaan dari sisi manusia dan proses yang ada di setiap institusi,” tutup Ilham Dary.
Webinar ini diadakan secara gratis dan peserta mendapatkan sertifikat serta rekaman acara yang akan dibagikan setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, SEVIMA juga menawarkan konsultasi gratis dengan ahli keamanan data, sebagai komitmen mereka dalam mendukung perguruan tinggi Indonesia dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin kompleks.
