Koorprodi MM FEB UNJ Ikuti Studi Banding dan Harvesting Lessons di Tokyo
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta — Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (Prodi MM FEB UNJ) turut berpartisipasi dalam kegiatan Studi Banding dan Harvesting Lessons yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Magister Manajemen Indonesia (APMMI) di Tokyo, Jepang, pada 24–29 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperluas wawasan akademik dan membangun kolaborasi internasional dalam pengembangan kurikulum dan pengelolaan program pascasarjana.
Dalam acara tersebut, Dr. Osly Usman, M.Bus, Koordinator Program Studi (Koorprodi) MM FEB UNJ, hadir sebagai perwakilan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dr. Osly dan rombongan APMMI mengikuti berbagai agenda akademik, kunjungan ke institusi pendidikan ternama, serta forum jejaring internasional dengan perguruan tinggi mitra di Jepang. Keikutsertaan ini adalah bagian dari upaya FEB UNJ untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan manajerial di tingkat pascasarjana melalui pembelajaran dari praktik terbaik di institusi pendidikan dan bisnis global.
Kunjungan Akademik ke Waseda University
Pada 26 Agustus 2025, rombongan APMMI mengunjungi Waseda University, salah satu universitas terbaik di Jepang yang terletak di Tokyo. Kunjungan ini melibatkan serangkaian workshop dan diskusi akademik yang sangat relevan dengan pengembangan kurikulum pendidikan manajemen. Peserta mendapatkan wawasan berharga mengenai strategi pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan strategi internasionalisasi program pascasarjana.
“Waseda University memiliki reputasi dunia dalam hal pendidikan tinggi, dan kami mendapatkan banyak pelajaran berharga dalam hal pengembangan kurikulum serta strategi internasionalisasi yang dapat kami adaptasi di program Magister Manajemen FEB UNJ. Ini adalah pengalaman yang sangat penting untuk pengembangan kualitas program pendidikan kami,” ujar Dr. Osly Usman, yang turut berpartisipasi aktif dalam workshop tersebut.
Kehadiran Dr. Osly Usman di Waseda University juga memperkuat komitmen FEB UNJ dalam menyerap praktik terbaik dari universitas-universitas ternama dunia. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian di Prodi MM FEB UNJ, serta memperkaya pengalaman belajar bagi mahasiswa yang semakin bersaing di dunia global.
Kegiatan berikutnya dilakukan pada 27 Agustus 2025, dengan kunjungan ke Tokyo Stock Exchange (TSE), yang merupakan salah satu pasar saham terbesar dan terpenting di dunia. Rombongan APMMI memperoleh penjelasan langsung mengenai sistem perdagangan saham di Jepang, dinamika pasar modal global, serta tantangan manajemen keuangan di era kompetisi internasional.
Kunjungan ke TSE memberikan wawasan tentang pengelolaan keuangan yang sangat relevan dengan materi yang diajarkan di Prodi MM FEB UNJ, khususnya dalam bidang manajemen keuangan internasional. Peserta dibekali dengan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana pasar global beroperasi, serta tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pelaku pasar di Jepang, yang menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam pengembangan riset dan pembelajaran di bidang manajemen keuangan di Indonesia.
“Pengalaman di Tokyo Stock Exchange memberikan wawasan yang sangat berguna tentang dinamika pasar saham global. Ini akan menjadi bekal penting bagi kami dalam memperkaya materi pembelajaran di program Magister Manajemen kami, terutama yang berfokus pada manajemen keuangan internasional,” kata Dr. Osly Usman setelah mengikuti sesi di TSE.
Puncak kegiatan Studi Banding dan Harvesting Lessons berlangsung pada 28 Agustus 2025, yang ditandai dengan Networking Session bersama mitra akademik dan praktisi bisnis di Jepang. Forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional, sekaligus merumuskan harvesting lessons yang dapat diadaptasi dalam pengembangan mutu pendidikan manajemen di Indonesia.
Pada sesi ini, berbagai ide dan praktik terbaik dari dunia akademik dan industri dibahas secara terbuka. Para peserta bertukar pikiran tentang bagaimana memperkuat kualitas pendidikan manajemen di tingkat pascasarjana dan membahas langkah-langkah praktis yang dapat diambil untuk meningkatkan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di kancah global.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membawa pulang wawasan baru serta membangun kolaborasi yang bermanfaat bagi pengembangan S2 MM FEB UNJ, sehingga semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Dr. Osly Usman.
Program Studi Magister Manajemen (S2 MM FEB UNJ) memiliki komitmen kuat untuk menghasilkan lulusan yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing global. Untuk mencapai tujuan tersebut, FEB UNJ terus mengembangkan kurikulum adaptif, menghadirkan dosen berkualitas, serta memberikan kesempatan pengayaan internasional yang akan membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi manajerial di tengah persaingan global yang semakin ketat.
“Sebagai bagian dari upaya terus-menerus untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kami sangat berkomitmen untuk melakukan benchmarking internasional. Dengan melakukan studi banding dan mengikuti berbagai forum internasional, kami berharap dapat mempersiapkan mahasiswa kami agar siap menghadapi dunia kerja internasional,” jelas Dr. Osly Usman.
Melalui kegiatan ini, FEB UNJ juga memperkuat posisinya dalam jejaring global. Kolaborasi internasional yang dibangun melalui APMMI dan kunjungan ke institusi terkemuka di Jepang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memperkuat reputasi Prodi MM FEB UNJ sebagai program pascasarjana yang berkualitas dan berdaya saing.
FEB UNJ menyadari bahwa pengembangan pendidikan tinggi di era global ini memerlukan adanya kerjasama yang erat antara dunia akademik dan industri. Oleh karena itu, FEB UNJ terus berusaha untuk memperluas jejaring internasional, bekerja sama dengan perguruan tinggi ternama, serta beradaptasi dengan perkembangan industri untuk menjaga relevansi kurikulum dan kualitas pendidikan yang diberikan.
Kegiatan Studi Banding dan Harvesting Lessons APMMI di Tokyo memberikan banyak manfaat bagi Prodi MM FEB UNJ. Melalui kesempatan ini, FEB UNJ tidak hanya belajar tentang pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, dan sistem pasar modal, tetapi juga menguatkan kolaborasi internasional yang akan mendukung pengembangan pendidikan manajerial yang lebih relevan dan kompetitif.
Ke depan, FEB UNJ berkomitmen untuk terus mengadopsi praktik terbaik yang dipelajari dari kegiatan ini dan membawanya ke dalam pengembangan kurikulum dan program-program lainnya, sehingga lulusan S2 MM FEB UNJ semakin siap untuk bersaing di tingkat global.
“Ini adalah langkah yang sangat penting dalam upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadikan S2 MM FEB UNJ sebagai program unggulan yang tidak hanya berdaya saing di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tutup Dr. Osly Usman.
Sumber: timesindonesia.co.id

