Konten dari Pengguna

Mahasiswa Asing Ikuti Darmasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang berhasil menjadi salah satu mitra penyelenggara Program Darmasiswa pada tahun 2024 dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk belajar bahasa Indonesia di Indonesia. Dodi Irawan, Kepala Unit Penunjang Akademik Bahasa UMRAH, menjelaskan bahwa program ini memiliki standar pengajaran yang tinggi, dengan fasilitas yang memadai serta pengajar yang bersertifikasi.

“Peserta tahun ini dari negara-negara seperti Thailand dan Papua Nugini mengikuti program ini selama 10 bulan, di mana mereka tidak hanya belajar bahasa Indonesia, tetapi juga budaya Melayu di Tanjungpinang”, Kata Dodi, Selasa (25/2/2025).

Dua mahasiswa Darmasiswa, Amani dari Thailand dan Jeffers dari Papua Nugini, berbagi pengalaman mereka selama tinggal dan belajar di Tanjungpinang. Amani, yang mengaku betah dengan suasana di Tanjungpinang, menyampaikan bahwa ia tertarik belajar bahasa Indonesia setelah mendapat rekomendasi dari dosennya.

"Suasana di sini sangat nyaman, dan saya merasa diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Amani.

Jeffers, yang memilih UMRAH karena lokasi kampus dan baginya belajar bahasa Indonesia di UMRAH tidak sulit dan sangat menyenangkan.

"Saya sangat menikmati setiap hari di UMRAH. Belajar bahasa Indonesia di sini sangat menarik, dan kampusnya dekat dengan laut, yang sangat saya sukai," kata Jeffers.

Amani dan Jeffers juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada UMRAH atas kesempatan yang diberikan untuk belajar lebih dalam tentang Indonesia. Mereka berharap pengalaman ini akan membuka peluang untuk mempererat hubungan antara negara mereka dengan Indonesia.

Sumber: RRI