Konten dari Pengguna

Mahasiswa Biologi UNISMA Raih Bronze Medal di Nusantara Creative Competition 2

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Malang, 23 September 2025 — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Biologi Universitas Islam Malang (UNISMA) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Nusantara Creative Competition 2 (NCC 2) yang diselenggarakan di Politeknik TEDC Bandung, Sabtu (20/9/2025). Tim yang beranggotakan Leny Ardini Arianti dan Dwi Kartika Wati meraih medali perunggu (Bronze Medal) melalui gagasan ilmiah bertajuk “Dari Sirine Menjadi Perisai Sawah: Optimalisasi Gelombang Ultrasonik Jangkrik sebagai Pengendalian Hama Tikus Sawah (Rattus argentiventer).” Informasi penyelenggaraan NCC 2 pada tanggal 20–21 September 2025 terkonfirmasi dalam pengumuman panitia di kanal resmi dan promosi terbuka di media sosial. Dikutip dari unggahan akun resmi Nusantara Creative Competition, lomba esai tingkat nasional itu berlangsung di Bandung pada 20–21 September 2025.

Di arena kompetisi, tim Biologi UNISMA mengangkat isu strategis yang dekat dengan kehidupan petani padi di Indonesia, yakni serangan hama tikus sawah yang dapat memicu kerugian panen signifikan. Gagasan yang diusung Leny dan Dwi berada pada irisan bioakustik–ekologi pertanian, yakni memanfaatkan gelombang ultrasonik jangkrik untuk mengganggu sistem komunikasi dan orientasi Rattus argentiventer sehingga tikus enggan memasuki area persawahan. Pendekatan ini dinilai ramah lingkungan karena mengedepankan pengurangan pestisida kimia, sekaligus ekonomis dan aplikatif di lapangan.

NCC 2 sendiri merupakan kompetisi ilmiah nasional yang mewadahi ide-ide kreatif mahasiswa lintas kampus. Dikutip dari promosi resmi penyelenggara, event ini mengusung semangat “Pemuda Berkarya, Menulis untuk Menciptakan Solusi Nyata” dan dilaksanakan di Politeknik TEDC Bandung.

Sementara itu, dikutip dari publikasi kampus lain peserta acara, NCC 2 digelar pada 20–21 September 2025 dan menilai orisinalitas gagasan, kualitas argumentasi, serta kemampuan presentasi indikasi bahwa ajang ini memberi eksposur positif bagi mahasiswa untuk mengemas solusi ilmiah secara komunikatif.

Sebagai konteks lokasi penyelenggaraan, Politeknik TEDC Bandung beralamat di Jl. Politeknik–Pesantren Km 2, Cibabat, Cimahi Utara, Kota Cimahi (40513). Dikutip dari portal resmi kampus dan informasi perpustakaan Politeknik TEDC, alamat dan layanan institusi tercantum jelas untuk publik. Keterangan ini memastikan bahwa kegiatan NCC 2 berlangsung di satuan pendidikan vokasi yang aktif menggelar agenda ilmiah nasional.

Di Malang, prestasi tim Biologi UNISMA ini mendapat sambutan hangat sivitas akademika. Prodi Biologi di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNISMA selama ini menekankan kolaborasi riset dan penguatan kompetensi lintas bidang biologi. Dikutip dari laman resmi UNISMA (bahasa Inggris), Program Studi Biologi telah terakreditasi dan membuka peluang karier yang luas bagi lulusan.

UNISMA sendiri adalah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Jl. Mayjen Haryono No. 193, Malang, Jawa Timur; dikutip dari website resmi universitas dan basis data LLDIKTI, alamat kampus serta informasi institusinya tertera jelas sebagai rujukan publik.

Gagasan ilmiah yang dipresentasikan Leny dan Dwi memadukan kearifan lokal, yakni pemanfaatan organisme yang akrab di lingkungan dengan pendekatan ilmiah modern. Secara teknis, frekuensi tinggi yang dihasilkan jangkrik tidak mengganggu manusia maupun organisme non-target, tetapi efektif menimbulkan ketidaknyamanan bagi tikus sehingga mengurangi intensitas serangan di lahan padi. Rancangan solusi ini menempatkan bioakustik sebagai alternatif pengendalian hama yang berkelanjutan, sekaligus mempertimbangkan aspek keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Dari perspektif sosial-ekonomi, ide yang ditawarkan berpotensi membantu petani menekan biaya pengendalian hama, terutama di wilayah-wilayah sentra padi yang selama ini bertumpu pada pestisida kimia. Jika diujicobakan secara terstruktur, pendekatan “sirine alami” tersebut berpeluang meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya, serta memperkuat ketahanan pangan melalui panen yang lebih terjaga. Keunggulan inilah yang dinilai relevan oleh dewan juri ketika membandingkan daya guna, kebaruan, dan skalabilitas gagasan antartim.

Kemenangan di NCC 2 menjadi capaian yang memvalidasi proses pembelajaran di Prodi Biologi UNISMA, khususnya dalam melatih penalaran ilmiah, metodologi riset, dan komunikasi ilmiah. Dikutip dari laman FMIPA UNISMA, fakultas mendorong kerja sama dengan berbagai instansi untuk pengembangan bidang-bidang seperti zoologi, botani, bioinformatika, dan biologi medis semangat yang sejalan dengan lahirnya inovasi mahasiswa.

Dalam keterangannya setelah lomba (sebagaimana dirangkum dari rilis internal), tim menyampaikan bahwa ide ini diharapkan dapat tidak berhenti di podium kompetisi, melainkan dikembangkan hingga uji lapang melalui penelitian terapan dan kolaborasi lintas disiplin misalnya dengan ahli perilaku satwa (ethology), insinyur instrumen, dan penyuluh pertanian. Pendekatan interdisipliner dinilai akan mempercepat penyempurnaan prototipe dan mekanisme aplikasi di area persawahan yang beragam karakteristiknya.

Secara kelembagaan, UNISMA menempatkan pengembangan talenta mahasiswa sebagai pilar penting. Dikutip dari portal resmi universitas, UNISMA menegaskan visi sebagai “Universitas unggul bertaraf internasional, berorientasi masa depan dalam IPTEKS dan budaya, untuk kemaslahatan umat,” sehingga ruang pembinaan minat bakat termasuk kompetisi ilmiah terus diperkaya agar mahasiswa percaya diri, adaptif, dan berdaya saing.

Di lingkup penyelenggara, Nusantara Creative Competition 2 menampilkan format penjurian komprehensif yang bukan hanya menilai ide kreatif, tetapi juga kemampuan presentasi, ketajaman argumen, dan kolaborasi tim. Dikutip dari pengumuman terbuka panitia dan promosi lintas kanal, NCC 2 digelar di Bandung dengan kategori esai inovatif dan skema presentasi final, membuka ruang jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Selain memperkuat portofolio prestasi kampus, medali perunggu dari Leny dan Dwi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif berkarya di forum nasional. Ke depan, tim berencana menyusun roadmap riset yang meliputi: (1) uji frekuensi efektif terhadap Rattus argentiventer pada beberapa kondisi agronomis; (2) perancangan alat dengan sumber daya hemat energi dan daya cakup optimal; serta (3) pendampingan desa melalui kemitraan dengan kelompok tani dan perangkat daerah. Dengan demikian, gagasan yang lahir dari dunia kampus diharapkan bertransformasi menjadi solusi lapang yang bermanfaat luas.

Sebagai catatan, Kota Cimahi lokasi Politeknik TEDC menjadi ruang temu yang kondusif bagi ajang kompetisi ilmiah nasional. Dikutip dari halaman layanan dan PMB Politeknik TEDC, informasi penyelenggara, alamat, serta kanal layanan publik disediakan untuk memudahkan peserta dan pengunjung. Penyelenggaraan event akademik seperti NCC 2 memperkaya ekosistem inovasi di kawasan Bandung Raya yang sejak lama dikenal sebagai kota pendidikan dengan jejaring perguruan tinggi dan komunitas riset yang dinamis.

Prestasi Bronze Medal tim Biologi UNISMA pada NCC 2 menjadi tonggak positif yang menegaskan kapasitas, semangat, dan komitmen mahasiswa UNISMA untuk berkontribusi pada pemecahan persoalan nyata di masyarakat. Dengan dukungan pembimbing, fasilitas pembelajaran, dan jejaring kolaborasi yang terus diperkuat, UNISMA optimistis melahirkan lebih banyak inovasi berdampak dari kampus Jl. Mayjen Haryono 193, Malang alamat yang tercantum pada portal resmi dan basis data LLDIKTI.

Sumber: timesindonesia.co.id