Konten dari Pengguna

Nahdiana Dilantik Sebagai Direktur Kursus dan Pelatihan

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nahdiana Dilantik Sebagai Direktur Kursus dan Pelatihan
zoom-in-whitePerbesar

Nahdiana, S.Pd, M.Pd. Dilantik Sebagai Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen. Dikutip dari Rilis Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2025/01/lantik-pejabat-mendikdasmen-tegaskan-komitmen-pendidikan-untuk-semua), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) melantik Pejabat Fungsional Ahli Utama dan Pimpinan Tinggi Pratama di Plasa Insan Berprestasi, Gedung A, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (20/1).

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah melaksanakan Pelantikan Pejabat Manajerial Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Perpustakaan Nasional, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah, serta Penyerahan Keputusan Pengangkatan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia (KNIU) untuk UNESCO, di Graha Utama, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, pada Selasa (7/1).

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menekankan agar para pegawai senantiasa suasana kerja dan sistem berorganisasi yang Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, Responsif (RAMAH).

“Kita berusaha untuk mengembangkan di kementerian yang sering saya sebut sebagai layanan pendidikan yang RAMAH,” ujar Menteri Mu`ti, dalam sambutan pelantikan.

Dalam penjelasannya, Mendikdasmen menjelaskan RAMAH sebagai sebuah akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif dan Harmoni. ‘Responsif’ artinya senantiasa tanggap dan peka terhadap perubahan, perkembangan, dinamika, permasalahan, aspirasi masyarakat dengan cepat, tepat, solutif dan bermartabat. ‘Akuntabel’ menegaskan agar kementerian ini beserta seluruh jajarannya berusaha untuk menerapkan tata kelola, tata kerja, dan kinerja yang transparan, terbuka, bersih, dapat dipertanggungjawabkan, bermanfaat, maslahat, dan berkelanjutan.

Kemudian, ‘Melayani’ di mana pegawai berusaha untuk bekerja sebagai ibadah kepada Tuhan, mengabdi kepada bangsa dan negara, membantu mempermudah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. ‘Adaptif’ artinya berusaha untuk senantiasa menyesuaikan, mengadopsi, dan memperbaiki sistem, pola pikir, meningkatkan motivasi, dan kepribadian sesuai dengan perubahan, tantangan, dan menjawab masa depan dengan tetap berpegang pada ketentuan hukum perundang-undangan dan berpijak pada nilai-nilai luhur dan budaya bangsa. ‘Harmonis’ artinya berusaha untuk memelihara, membangun, membina, dan mengembangkan hubungan kerja yang baik dengan semangat kekeluargaan, kemitraan, kerja sama, toleransi, gotong royong, dan relasi yang profesional kolektif kolegial.

Mengutip pesan Presiden, Mendikdasmen mengingatkan kepada para pejabat untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan bernegara, bekerja yang jujur. “Bapak presiden berkali-kali menyampaikan jangan ada satu rupiah pun uang rakyat yang kita salah gunakan, jangan ada satu rupiah pun uang rakyat yang tidak kita pergunakan sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Menteri Mu`ti menekankan agar semua pemimpin yang dilantik berintegritas dalam memegang amanah. Ia juga mengajak agar semua jajaran dapat membantu akselerasi pembangunan pendidikan yang bermutu. “Bapak/Ibu sekalian harus siap untuk bekerja dan berlari kencang, karena memang kita dituntut untuk memperbaiki pendidikan nasional, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan itu amanah yang sangat mulia dan kita adalah manusia-manusia yang terpilih untuk melaksanakan amanah itu,”

Sebagai pemimpin, Mendikdasmen berharap para pejabat yang dilantik dapat menjadi pribadi-pribadi yang SANTUN. SANTUN merupakan akronim dari kata Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, dan Ngemong. ‘Setia’ kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hukum dan perundang-undangan, serta pemimpin bangsa. Setia kepada Presiden, setia kepada Menteri dan setia kepada atasan.

‘Amanah’ terhadap jabatan yakni kepercayaan yang meniscayakan kesungguhan, profesionalisme, tanggung jawab, integritas dan dedikasi yang tinggi. ‘Negarawan’ yaitu pribadi yang memiliki jiwa dan semangat kepahlawanan, rela berkorban, kesatria, dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, keluarga, dan golongan.

‘Teladan’, menjadi pribadi yang utama, cermin, panutan, dan aspirasi dalam perkataan, perbuatan, dan tindakan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di tempat bekerja. ‘Unggul’ yakni senantiasa selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas diri dan kemampuan dengan menimba ilmu, menambah pengalaman, memperluas pergaulan, dan menjadi yang terbaik dalam segala hal.

Terakhir, Menteri Mu`ti berharap para pemimpin bisa menjadi pribadi yang ‘Ngemong’ yakni mendidik, mendampingi, memfasilitasi, dan memberi kesempatan kepada jajaran dalam bekerja dan mengembangkan karir dengan semangat kebersamaan asah, asih, dan asuh, Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.

Mendikdasmen menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan berterima kasih atas dedikasi pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya. “Saya menyampaikan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang hari ini telah dilantik sesuai dengan jabatan saudara masing-masing dan kami menyampaikan terima kasih kepada para pejabat yang sebelumnya telah berhikmat dan berbakti untuk memajukan pendidikan dalam jabatan saudara-saudara sebelumnya,” ujarnya.

“Dengan iringan doa, semoga pelantikan dan pengangkatan saudara sekalian mendapatkan rahmat dan ridho dari Allah SWT. Selamat bekerja kepada saudara-saudara sekalian. Dipilihnya saudara-saudara sekalian sebagai pimpinan, kami melihat kinerja saudara-saudara sekalian, melihat apa yang sudah saudara-saudara lakukan,” tutupnya.

Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik di Kemendikdasmen, dikutip dari Rilis Pers Kemendikdasmen:

1. E. Aminudin Aziz - Kepala Perpustakaan Nasional

2. Suharti - Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen

3. Nunuk Suryani - Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen

4. Gogot Suharwoto - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen

5. Tatang Muttaqin - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen

6. Faisal Syahrul - Inspektur Jenderal Kemendikdasmen

7. Hafidz Muksin - Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen

8. Biyanto - Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen

9. Mariman Darto - Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen

10. Moch. Abduh - Staf Ahli Bidang Teknologi Pendidikan Kemendikdasmen

11. Rizal Sukma - Ketua Harian KNIU

12. Dr. Santi Ambarrukmi, M.Ed. - Widyaprada Ahli Utama pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

13. Vivi Andriani, S.T., M.Sc. - Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Sekretariat Jenderal

14. Drs. Triyantoro, M.Si. - Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Sekretariat Jenderal

15. Dr. Abdullah Faqih, M.A., M.Ed. - Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Jenderal

16. Anang Ristanto, S.E., M.A. - Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal

17. Temu Ismail, S.Pd., M.Si - Sekretaris Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru

18. Dr. Iwan Junaedi, M.Pd. - Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru

19. Suparto, S.Ag., M.Ed., Ph.D. - Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru

20. Dr. Drs. Rachmadi Widdiharto, M.A - Direktur Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru

21. Putra Asga Elevri, S.Si, M.Si - Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru

22. Dr. Eko Susanto, S.E., M.Si. - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

23. Dr. Nia Nurhasanah, S.Si., M.Pd. - Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

24. Maulani Mega Hapsari, S.Ip., M.A. - Direktur Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

25. Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak. - Direktur Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

26. Dr. Muhammad Hasbi, S.Sos., M.Pd. - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus

27. Nahdiana, S.Pd, M.Pd. - Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus

28. Saryadi, S.T., M.B.A. - Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus

29. Dr. Baharudin, S.Pd., M.Pd. - Direktur Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus

30. Purwaniati Nugraheni, S.H., M.M. - Sekretaris Inspektorat Jenderal

31. Subiyantoro, S.H., M.Si. - Inspektur I, Inspektorat Jenderal

32. Sutoyo, S.IP., M.M. - Inspektur II, Inspektorat Jenderal

33. Masrul Latif, S.IP., M.Si. - Inspektur III, Inspektorat Jenderal

34. Dr. Yunitha Arifin, S.H., M.H. - Inspektur Investigasi, Inspektorat Jenderal

35. Dr. Muhammad Yusro, S.Pd., M.T. - Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

36. Irsyad Zamjani, M.Si., Ph.D. - Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

37. Dr. Laksmi Dewi, M.Pd. - Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

38. Supriyatno, S.Pd, M.A. - Kepala Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan

39. Dr. Ganjar Harimansyah, S.S., M.Hum. - Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

40. Dr. Dora Amalia - Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

41. Drs. Imam Budi Utomo, M.Hum. - Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

42. Dr. Iwa Lukmana, M.A. - Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

43. Dr. Yudhistira Nugraha, S.T., MCIT adv - Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Sekretariat Jenderal

44. Hanjar Basuki, S.Kom., M.M. - Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Jenderal

45. Dr. Maria Veronica Irine Herdjiono, S.E., M.Si. - Kepala Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal

46. Rusprita Putri Utami, S.E., M.A. - Kepala Pusat Penguatan Karakter, Sekretariat Jenderal

47. Adhika Ganendra, S.Si., M.M. - Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Sekretariat Jenderal

48. Komalasari, S.Pd., M.Pd. - Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Barat

49. Dr. Praptono, M.Ed. - Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur