Konten dari Pengguna

PMII Gelar Lapak Baca Buku di PKKMB Universitas Qomaruddin Gresik

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Gresik, 9 September 2025 – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Qomaruddin (UQ) Gresik Tahun 2025, yang digelar pada Selasa (9/9/2025), tidak hanya sekadar menjadi ajang penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya literasi di kalangan civitas akademika. Dalam acara ini, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Qomaruddin Evolution Gresik berpartisipasi dengan menghadirkan Lapak Baca Buku sebagai program unggulan yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya baca dan diskusi di kalangan mahasiswa.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para mahasiswa baru yang terlihat sangat antusias menjelajahi koleksi buku yang disediakan, mulai dari buku sejarah, fiksi, islami, hingga literatur gerakan. Bahkan, para dosen dan staf kampus turut menunjukkan dukungannya dengan hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara tersebut.

Abdullah Amar Hasan Anandya, salah satu anggota PK PMII Qomaruddin Evolution Gresik, mengungkapkan bahwa kegiatan Lapak Baca Buku ini menjadi ajang yang sangat penting dalam memperkenalkan budaya literasi kepada mahasiswa baru. “Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa baru dalam mendalami dunia literasi. Kehadiran dosen dan staf semakin meneguhkan bahwa kegiatan ini penting untuk terus dilanjutkan,” ujar Abdullah.

Program Lapak Baca Buku bertujuan untuk menumbuhkan minat baca di kalangan mahasiswa, serta untuk melestarikan tradisi baca tulis dan diskusi yang merupakan bagian dari proses pembelajaran di kampus. Abdullah menambahkan, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkenalkan mahasiswa pada ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan pikiran kritis, yang sangat penting dalam pembentukan karakter mahasiswa.

Selain menghadirkan Lapak Baca Buku, PK PMII Qomaruddin Evolution juga memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan organisasi mereka kepada mahasiswa baru. Acara tersebut dimulai dengan prolog yang menjelaskan peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki kewajiban untuk memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Setelah itu, mahasiswa baru diajak melantunkan doa untuk bangsa dan menyanyikan Mars Mahasiswa.

Sesi pengenalan PMII menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Universitas Qomaruddin sebagai kampus yang mengedepankan budaya literasi dan gerakan. Membaca tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga membentuk karakter kritis, kreatif, dan inovatif,” ujar Ketua Pengurus Rayon Joko Samudro, Risky Adji Pangestu.

Risky menekankan bahwa budaya literasi yang kuat di kalangan mahasiswa akan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di kampus. Selain itu, literasi juga dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan dunia kerja.

Hal senada juga disampaikan oleh Surya Gemilang, anggota PK PMII Qomaruddin Evolution Gresik. Menurutnya, Lapak Baca Buku dapat menjadi kebiasaan positif bagi mahasiswa baru agar tradisi literasi tetap terjaga di lingkungan kampus. “Kegiatan seperti ini akan mendorong mahasiswa baru untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan mereka. Dengan demikian, tradisi literasi akan terus hidup dan berkembang di lingkungan kampus,” kata Surya.

Foto: Istimewa

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, yang siap berkontribusi dalam masyarakat. "Kami ingin mahasiswa baru tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk kemajuan bangsa," tambah Surya.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh mahasiswa baru sangat terlihat dari cara mereka berinteraksi dengan buku-buku yang tersedia di Lapak Baca Buku. Banyak dari mereka yang terlihat serius membaca dan berdiskusi mengenai buku-buku yang menarik perhatian mereka. Tak hanya itu, beberapa dosen yang hadir juga turut memberikan dukungan dengan berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan mengajak mereka untuk mendalami buku-buku tertentu.

Kehadiran dosen dan staf kampus menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak di kampus, yang menjadikan budaya literasi sebagai salah satu prioritas penting dalam pengembangan mahasiswa di Universitas Qomaruddin. “Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara yang mendukung pengembangan intelektual mahasiswa,” ujar salah satu dosen yang turut hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan Lapak Baca Buku ini tidak hanya diharapkan menjadi kegiatan tahunan yang dapat meningkatkan minat baca mahasiswa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi universitas lain untuk mengadakan program serupa. Menumbuhkan budaya literasi di kalangan mahasiswa akan memperkuat fondasi pendidikan yang lebih berkualitas, yang akan bermanfaat bagi pengembangan masyarakat dan bangsa di masa depan.

Dengan semangat yang tinggi, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak di kampus, baik mahasiswa, dosen, maupun staf, untuk bersama-sama membangun tradisi baca yang lebih kuat. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi dunia pendidikan yang semakin menuntut keterampilan intelektual dan sosial yang lebih tinggi.

Kegiatan Lapak Baca Buku yang diselenggarakan oleh PK PMII Qomaruddin Evolution Gresik dalam rangka PKKMB Universitas Qomaruddin ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkenalkan budaya literasi kepada mahasiswa baru. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk membaca, tetapi juga untuk membangun karakter mahasiswa melalui diskusi, wawasan kebangsaan, dan pengenalan gerakan mahasiswa.

Dengan dukungan penuh dari dosen dan staf kampus, diharapkan kegiatan ini dapat terus berkembang, menciptakan atmosfer intelektual yang lebih kuat, dan menjadikan Universitas Qomaruddin sebagai kampus yang mengedepankan budaya literasi serta gerakan aktivisme di kalangan mahasiswa.

Sumber: nugresik.or.id