Konten dari Pengguna

Raker DTIS 2025: Sinergi Dosen, Tendik, dan DUDIKA untuk Arah Baru 2026

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Surabaya, 31 Agustus 2025 – Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) 2025 pada 23-24 Agustus 2025 bertempat di Shangri-La Hotel Surabaya. Mengangkat tema “Perencanaan Anggaran 2026, Karier Dosen & Tendik, serta Workshop Link and Match Kurikulum Prodi dan DUDIKA,” acara ini bertujuan untuk menyatukan visi dan strategi dalam menghadapi tantangan di tahun akademik yang akan datang.

Acara dimulai dengan penuh khidmat pada pagi hari dengan lagu Indonesia Raya dan Hymne ITS, yang dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Deris Faisa Ralindra, S.T., M.T. Sambutan berurutan disampaikan oleh Kepala Departemen DTIS, Dr. Tatas, Ph.D., Dekan Fakultas Vokasi ITS, serta Wakil Rektor III ITS, menandai dimulainya kegiatan yang penuh makna ini.

Pada sesi pertama hari pertama, 13 dosen muda DTIS mempresentasikan rencana pengembangan diri mereka melalui sesi Three-minute Presentation Study Plan. Sesi ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi dosen muda untuk berbagi visi mereka dalam mengembangkan kemampuan akademik dan profesional mereka. Selain itu, pada saat yang bersamaan, tenaga kependidikan (tendik) mengikuti pelatihan “Pelayanan Prima dan Peningkatan Kemampuan Presentasi” yang dipandu oleh Mochamad Agung Pamujo. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan komunikasi praktis yang dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa serta pengelolaan administrasi di lingkungan kampus.

Siang harinya, diadakan Workshop Evaluasi Kurikulum yang melibatkan perwakilan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA). Dua narasumber yang diundang, Tony Gunawan, S.T., M.M. dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Bagos Armansyah, S.T., S.E., M.M., CRP dari PT Pertamina (Persero), memberikan wawasan berharga tentang kompetensi yang dibutuhkan oleh industri di dunia kerja saat ini. Materi yang disampaikan sangat menarik, dan audiens sangat antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta diskusi yang berlangsung sangat hidup.

Hari pertama ditutup dengan Gala Dinner yang juga berfungsi sebagai ajang kebersamaan dan apresiasi bagi dosen purna tugas. Dalam acara ini, selain menikmati hidangan malam, peserta diberikan kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan membangun ikatan yang lebih kuat di antara sesama civitas akademika.

Hari kedua dimulai dengan kegiatan outbound untuk tenaga kependidikan (tendik) yang dipandu oleh Mochamad Agung Pamujo dan tim. Aktivitas yang berlangsung pada pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan membangun kerja sama tim. Kegiatan ini sangat efektif dalam meningkatkan sinergi antar anggota tendik dan membentuk semangat positif di lingkungan kerja.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Enhancing Quality Education for International University Recognition (EQUITY Project) yang dipandu oleh Dr. Mohamad Khoiri, S.T., M.T., Ph.D., yang memaparkan tentang strategi ITS menuju World Class University. Dalam presentasinya, Dr. Khoiri menjelaskan bagaimana ITS terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar diakui secara internasional, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai status universitas kelas dunia.

Acara berlanjut dengan penentuan arah Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) untuk Kurikulum 2028. Sesi ini sangat penting karena kurikulum yang disusun harus sesuai dengan perkembangan dunia industri yang terus berubah dan membutuhkan tenaga terampil. Selain itu, ada juga paparan mengenai kinerja dan strategi capaian Departemen Teknik Infrastruktur Sipil, termasuk perencanaan pengembangan karier tenaga kependidikan (tendik) untuk tahun 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan Raker DTIS 2025 berlangsung dengan lancar dan produktif. Dalam rapat kerja ini, seluruh peserta berhasil merumuskan arah strategis Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) yang mencakup beberapa aspek penting, mulai dari perencanaan anggaran, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini juga mencakup penguatan hubungan antara universitas dan industri, yang sangat penting dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja.

Melalui semangat kolaborasi yang kuat, hasil dari Raker ini diharapkan menjadi pijakan kokoh bagi DTIS dalam menyongsong tahun 2026. Seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta, "Raker ini telah memberikan kami peta jalan yang jelas, untuk menciptakan pendidikan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia industri."

Semangat kolaborasi ini akan terus diperkuat, dengan harapan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penuh terobosan dan kemajuan bagi DTIS dan ITS secara keseluruhan. Sinergi yang terbangun antara dosen, tenaga kependidikan, dan mitra industri akan menjadi kunci untuk menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Dengan berakhirnya Raker DTIS 2025, seluruh civitas akademika ITS dan para mitra industri kini memiliki visi dan strategi yang lebih terarah untuk menghadapi tahun 2026. Penyusunan anggaran, penguatan kapasitas SDM, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri menjadi bagian integral dari langkah menuju pendidikan vokasi yang unggul dan berdampak nyata bagi dunia kerja dan masyarakat.

Dengan semangat kerja sama yang telah terbangun, DTIS ITS optimis bisa mencapai visi besar untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Misi ini akan terus diperjuangkan oleh seluruh pihak terkait, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bangsa.

Sumber: its.ac.id