Konten dari Pengguna

Rakerpim UMS 2025: Strategi Transformasi Menuju Universitas Kelas Dunia

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Magelang, 30 Agustus 2025 – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) 2025 di Magelang, pada 29–30 Agustus 2025. Acara tersebut bertujuan untuk merumuskan kebijakan strategis bagi UMS periode 2025–2029 dan mempertegas komitmennya dalam mewujudkan visi universitas sebagai pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS yang Islami dan berkemajuan. Mengusung tema "Transformasi Progresif Berkelanjutan untuk Memberi Arah Perubahan," Rakerpim ini dihadiri oleh 209 peserta yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Badan Pembina Harian, Dekan, Kepala Badan, Direktur, serta pimpinan fakultas dan program studi di lingkungan UMS.

Dalam sambutannya, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menekankan pentingnya Rakerpim sebagai dasar untuk merancang arah dan kebijakan baru dalam rangka mencapai tujuan jangka panjang universitas. “Rakerpim adalah kesempatan untuk mewujudkan visi dan misi UMS yang lebih baik dan lebih progresif. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh komponen kampus bergerak serentak dalam satu arah yang sama, demi kemajuan pendidikan tinggi yang berkarakter islami dan inovatif,” jelasnya.

Rakerpim kali ini membahas enam komisi utama yang akan menjadi pilar dalam merancang kebijakan strategis UMS ke depan. Setiap komisi bertanggung jawab untuk mengidentifikasi sasaran strategis serta menentukan indikator capaian yang harus dicapai oleh UMS pada masa depan.

Komisi 1 berfokus pada Pendidikan dan Kemahasiswaan, yang membahas cara-cara untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pengelolaan program kemahasiswaan. Komisi ini juga menggali peluang untuk memperkuat hubungan antara dunia industri dan dunia pendidikan untuk meningkatkan daya saing mahasiswa di pasar kerja.

Komisi 2, yang membahas Keuangan dan Aset, menyentuh topik pengelolaan keuangan yang efisien dan optimalisasi aset yang dimiliki oleh UMS, guna mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan institusi.

Komisi 3 berfokus pada Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pengkaderan, dan Alumni, yang mencakup penguatan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam proses pendidikan, serta pengembangan alumni yang berkontribusi aktif dalam masyarakat.

Komisi 4 yang membahas SDM, Organisasi, dan Sistem Teknologi Informasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan sistem organisasi yang efisien, serta memastikan teknologi informasi menjadi bagian integral dalam mendukung operasional UMS.

Komisi 5 mencakup Reputasi, Riset, Pengabdian, Publikasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional. Komisi ini memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi, serta memperluas jaringan internasional UMS dalam rangka memperkuat posisi universitas di dunia global.

Komisi 6 yang berfokus pada Inisiatif Strategis, Perencanaan, dan Penjaminan Mutu memiliki tujuan untuk memastikan bahwa setiap inisiatif dan rencana yang diterapkan berjalan secara terstruktur dan memiliki dampak nyata bagi kemajuan UMS. Komisi ini juga bertanggung jawab dalam memastikan tercapainya standar mutu yang tinggi dalam semua aspek operasional universitas.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UMS, Munajat Tri Nugroho, S.T., M.T., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Task Force, menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakerpim 2025 merupakan tindak lanjut dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. “Pelaksanaan Rakerpim ini telah dimulai dengan workshop penyiapan materi, pra-rakerpim, dan sekarang dengan pembahasan yang lebih mendalam melalui enam komisi utama dan 14 sub-komisi. Kami berharap ini akan menjadi fondasi yang kuat bagi UMS menuju era baru pendidikan yang lebih maju,” ujarnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam Rakerpim adalah strategi pembangunan dan perencanaan UMS ke depan, khususnya dalam mengembangkan pendidikan yang berfokus pada integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dengan nilai-nilai Islam. Rencana strategis tersebut mencakup pengembangan program akademik yang berorientasi pada keunggulan global, serta peningkatan kualitas pengajaran yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat.

Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, mengungkapkan bahwa untuk mencapainya, dibutuhkan kerja keras dan kolaborasi yang erat antara seluruh komponen universitas. “Tidak hanya dosen dan mahasiswa yang harus berperan, tetapi seluruh civitas akademika harus bekerja sama untuk mencapai visi UMS sebagai universitas kelas dunia yang Islami,” katanya.

Visi besar UMS adalah untuk menjadi pusat pendidikan dan pengembangan IPTEKS yang Islami dan berkemajuan, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Islam dan kemajuan bangsa. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kolektif, UMS berharap dapat membangun sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berkelanjutan, seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Melalui program-program yang telah disusun dalam Rakerpim ini, UMS bertujuan untuk tidak hanya berkontribusi dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah yang dapat berdampak positif bagi masyarakat luas.

Rakerpim UMS 2025 yang berlangsung selama dua hari ini berhasil merumuskan berbagai langkah strategis yang akan mengarahkan universitas menuju perwujudan visi besar tersebut. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, UMS siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan di Indonesia dan dunia.

“Semoga hasil dari Rakerpim 2025 ini dapat menjadi pijakan kuat untuk mencapai tujuan besar kita, mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdampak nyata bagi masyarakat, serta mewujudkan UMS sebagai universitas kelas dunia yang Islami dan berkemajuan,” tutup Prof. Harun Joko Prayitno.

Sumber: news.ums.ac.id