Konten dari Pengguna

Rektor Universitas Negeri Jakarta Berdialog dengan Mahasiswa di UNJ BICARA 2025

SEVIMA

SEVIMA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Jakarta, 23 September 2025 – Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Komarudin, memimpin kegiatan dialog yang sangat dinantikan, yaitu “UNJ BICARA 2025” pada Selasa, 23 September 2025, di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Raden Dewi Sartika Kampus A UNJ. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan UNJ lainnya dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa UNJ. Tidak hanya dihadiri secara langsung, acara ini juga disaksikan secara daring melalui kanal YouTube SIGMA TV, memperlihatkan betapa besar minat mahasiswa untuk berinteraksi dengan pimpinan kampus.

Kegiatan ini berfungsi sebagai ruang diskusi terbuka, tempat bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan pertanyaan seputar isu-isu yang berkembang di kampus. Salah satu hal yang menjadi fokus utama dalam forum ini adalah perkembangan pembangunan Gedung SFD Kampus A UNJ dan lahan di Cikarang, yang menjadi topik hangat di kalangan mahasiswa.

Prof. Komarudin menjelaskan secara detail mengenai pembangunan gedung yang menjadi bagian dari program pengembangan infrastruktur kampus. Dalam penjelasannya, beliau menyatakan bahwa dari empat gedung yang direncanakan, dua gedung telah selesai dan mulai digunakan sejak tahun lalu oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Namun, dua gedung lainnya mengalami kendala dalam proses konstruksi karena kendala material dan proses birokrasi pendanaan yang melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Keuangan. Meskipun demikian, Prof. Komarudin meyakinkan mahasiswa bahwa pembangunan gedung lainnya siap dilanjutkan, dengan dana kontingensi yang sudah disiapkan dan tindak lanjut dari kementerian terkait.

“Secara prinsip, pembangunan siap dilanjutkan. Dana kontingensi untuk pembangunan sudah ditindaklanjuti oleh kementerian terkait,” ujar Prof. Komarudin.

Selain itu, Rektor UNJ juga menanggapi kekhawatiran mahasiswa terkait dengan lonjakan jumlah mahasiswa baru yang mencapai 9.000 orang. Prof. Komarudin mengklarifikasi bahwa meskipun jumlah mahasiswa baru meningkat, perkuliahan tetap berjalan normal dengan pembelajaran luring yang tetap wajib untuk mata kuliah praktik di laboratorium. Pihak kampus berkomitmen untuk memastikan bahwa fasilitas yang ada mencukupi, termasuk dengan memanfaatkan gedung baru yang akan segera selesai, serta ruang yang ada di gedung FISH lama, FEB, dan sebagian ruang pascasarjana.

“Kami memastikan bahwa perkuliahan tetap berjalan dengan lancar. Dengan adanya gedung baru, ruang perkuliahan akan semakin memadai untuk menampung mahasiswa yang semakin banyak,” tambah Prof. Komarudin.

Isu lain yang menjadi perhatian adalah mengenai lahan UNJ di Cikarang yang hingga kini belum dibangun. Prof. Komarudin menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan pembangunan gedung di SFD, namun pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan lahan di Cikarang secara bertahap. Untuk mempercepat proses ini, UNJ telah membentuk Komite Investasi dan Ventura yang akan bertugas untuk mencari investor potensial guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan tersebut. Salah satu rencana pengembangan yang dijelaskan oleh Prof. Komarudin adalah pemanfaatan gedung Labschool Internasional menjadi boarding school, mengingat banyaknya ekspatriat di kawasan tersebut yang membutuhkan fasilitas pendidikan yang sesuai.

“Kami terus berupaya untuk mempercepat pengembangan lahan di Cikarang. Pengembangan ini dilakukan bertahap, dan salah satunya adalah pemanfaatan gedung Labschool menjadi boarding school untuk mendukung kebutuhan pendidikan di kawasan tersebut,” jelas Prof. Komarudin.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Komarudin juga menanggapi isu mengenai golongan UKT (Uang Kuliah Tunggal) untuk mahasiswa baru. Ia menegaskan komitmen UNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) untuk selalu memastikan transparansi dan keadilan dalam penetapan UKT. Ia juga menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah tidak dibatasi kuota, sehingga siapa pun yang memenuhi syarat dapat mengakses bantuan pendidikan ini.

“Kami selalu berusaha transparan dan adil dalam penetapan UKT. Penerimaan mahasiswa dengan beasiswa KIP Kuliah juga tidak terbatas kuota, dan kami berharap ini dapat memudahkan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Prof. Komarudin.

Sebagai penutup, Rektor UNJ menyampaikan rasa terima kasih atas masukan dari mahasiswa yang telah hadir pada acara “UNJ BICARA 2025”. Ia berharap forum ini menjadi ruang untuk saling berbagi informasi dan masukan yang membangun bagi kemajuan kampus. Prof. Komarudin mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan UNJ yang lebih maju dan berdaya saing global.

“Terima kasih atas masukan dari teman-teman mahasiswa. Semua ini menjadi semangat bagi kami pimpinan UNJ untuk terus memperbaiki diri. Bersama-sama mari kita wujudkan UNJ lebih maju lagi dalam rangka menuju World Class University,” tutup Prof. Komarudin dengan penuh semangat.

UNJ BICARA 2025 menjadi momentum penting bagi Rektor Universitas Negeri Jakarta dan seluruh civitas akademika untuk berkomunikasi secara terbuka dan konstruktif. Dengan berbagai isu yang dibahas, seperti pembangunan gedung, pengelolaan UKT, dan pengembangan lahan di Cikarang, Prof. Komarudin menunjukkan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan dan fasilitas di UNJ. Melalui dialog ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang lebih baik antara pimpinan kampus dan mahasiswa, serta mewujudkan visi UNJ sebagai World Class University.

Sumber: unj.ac.id