Konten dari Pengguna

Rektor UNP Jadi Orang Tua Asuh Kampung KB, Dukung Program Pengendalian Penduduk

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Padang – Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Krismadinata, resmi dinobatkan sebagai Orang Tua Asuh Kampung Keluarga Berencana (KB) dalam rangka mendukung program pengendalian penduduk yang digagas oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penobatan ini dilakukan dalam acara Simposium Nasional Rektor Peduli Kependudukan yang diselenggarakan di Padang pada Kamis, 11 September 2025, dan merupakan bagian dari upaya universitas untuk berkolaborasi dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program KB.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasiun Prasetya Ichtiarto, secara simbolis memasangkan salempang Orang Tua Asuh kepada Rektor UNP Krismadinata. Pemasangan salempang tersebut menandai penunjukan UNP sebagai salah satu mitra utama dalam program Kampung KB di wilayah Sumatra Barat. Selain Rektor UNP, beberapa tokoh lainnya juga mendapatkan gelar yang sama, termasuk Direktur Bank Nagari, Direktur PT Semen Padang, Kepala PT Kimia Farma, Ketua Baznas Sumbar, serta Direktur BSI Padang.

“Penunjukan ini adalah penghargaan bagi UNP atas komitmennya dalam mengentaskan permasalahan penduduk dan membantu program pengendalian kelahiran yang lebih berkelanjutan,” ujar Bonivasiun Prasetya Ichtiarto, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, dalam sambutannya.

Program Kampung KB yang sudah berjalan di seluruh Indonesia dirancang untuk memberikan pelayanan KB yang lebih merata kepada masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Program ini menggunakan strategi penthahelix, yaitu melibatkan lima unsur penting yang terdiri dari pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Hal ini diharapkan dapat memecahkan masalah penduduk dengan pendekatan yang lebih inklusif dan kolaboratif.

“Program Kampung KB bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan semua sektor, termasuk perguruan tinggi dan dunia usaha. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengendalian pertumbuhan penduduk,” tambah Bonivasiun.

Kepala BKKBN Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, juga memberikan apresiasi pada UNP yang selama ini telah aktif mengatasi permasalahan penduduk di wilayah Sumatera Barat, khususnya di Kampung KB. Salah satu kontribusi nyata yang telah dilakukan oleh UNP adalah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), di mana mahasiswa UNP turun langsung ke lapangan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat.

“Mahasiswa KKN UNP telah memberikan dampak positif di Kampung KB, terutama dengan program-program yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat. Salah satu yang paling menonjol adalah program bedah rumah yang dilakukan pada tiga rumah warga yang membutuhkan, yang tentunya sangat membantu masyarakat setempat,” ungkap Mardalena Wati Yulia.

Selain itu, mahasiswa KKN juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait program KB, meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga, serta memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan keluarga yang sehat.

Rektor UNP, Krismadinata, menyambut baik penunjukan dirinya sebagai Orang Tua Asuh Kampung KB. Ia menyampaikan bahwa penunjukan ini bukan hanya sebagai pengakuan atas upaya UNP dalam mendukung program KB, tetapi juga sebagai komitmen untuk terus terlibat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar kampus.

“UNP tidak hanya berfokus pada pendidikan di kampus, tetapi juga aktif peduli terhadap keberadaan lingkungan sekitarnya. Penunjukan kami sebagai Orang Tua Asuh Kampung KB adalah bukti nyata bahwa UNP berperan aktif dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam program pengendalian penduduk dan perencanaan keluarga yang sehat,” ujar Rektor Krismadinata.

Menurutnya, melalui kolaborasi ini, UNP dapat memperluas jangkauan program KB dan memberikan dampak yang lebih luas. Selain itu, keberadaan kampus yang terlibat langsung dalam program ini juga akan memberikan contoh bagi mahasiswa dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu sosial yang berkembang di sekitar mereka.

Acara pelepasan Orang Tua Asuh Kampung KB ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang turut mendukung kolaborasi ini. Menurut Maigus Nasir, peran aktif perguruan tinggi dalam program KB sangat penting, mengingat mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi antara UNP dan BKKBN, Kampung KB di Sumatera Barat dapat berkembang lebih pesat. Melalui edukasi dan program-program berbasis komunitas, kami yakin bisa menciptakan keluarga-keluarga yang lebih sejahtera,” ujar Maigus Nasir.

Selain itu, Pembina Kampung KB juga berharap bahwa dengan adanya kerjasama antara BKKBN, pemerintah daerah, dan universitas, akan semakin mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan KB dan informasi terkait pengelolaan keluarga. Dengan begitu, tujuan dari program KB untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia bisa tercapai.

Penunjukan Rektor UNP Krismadinata sebagai Orang Tua Asuh Kampung KB adalah simbol komitmen Universitas Negeri Padang untuk terus berperan dalam pembangunan masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga melalui pengabdian langsung. Ini menjadi salah satu langkah nyata UNP dalam mendukung visi dan misi nasional terkait pengendalian jumlah penduduk dan perencanaan keluarga yang sehat.

Dengan adanya kerja sama yang erat antara BKKBN, UNP, dan berbagai pihak terkait lainnya, diharapkan program Kampung KB dapat berkembang menjadi lebih baik, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menciptakan keluarga Indonesia yang lebih sejahtera.

Sumber: rri.co.id