Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Selamat! Frans Umbu Datta Jabat Rektor Universitas Kristen Maranatha Bandung
11 Maret 2025 14:42 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha resmi melantik Prof. Ir Frans Umbu Datta, M.App.Sc., Ph.D. sebagai Rektor Universitas Kristen Maranatha (UKM) pada Sabtu, 1 Maret 2025. Frans akan memimpin Universitas Kristen Maranatha selama lima tahun kedepan, yakni hingga 2030.
ADVERTISEMENT
Menurut Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha, Orias Petrus Moedak, pelantikan Frans telah sesuai mekanisme dan prosedur yang dimiliki yayasan. Sebelumnya, Rektor Universitas Kristen Maranatha diemban oleh Frans pun penggantikan Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D. periode 2020-2025.
Orias mengaku, yayasan menaruh asa yang besar terhadap Frans untuk bisa membawa Universitas Kristen Maranatha lebih baik lagi. Terlebih Universitas Kristen Maranatha kini telah mengantongi akrediatasi Unggul, sehingga menjadi tantangan besar bagi Frans untuk mempertahankan status tersebut.
"Harapan kami adalah apa yang akan dilakukan atau dipimpin oleh Frans ini, tadi terkait menjadikan mahasiswa sebagai fokus, ini juga benar-benar bisa bersinergi dengan yang menjadi pokok-pokok pikiran atau catatan yayasan," ujar Orias usai pelantikan di Auditorium Gedung B, Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung, Sabtu, 1 Maret 2025.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Frans memiliki segudang program untuk menjadikan UKM tetap unggul dan melahirnya sumber daya manusia unggul. Salah satunya yakni memberikan rasa nyaman bagi para mahasiswa selama menuntut ilmu di UKM.
"Yang pertama sekali adalah meyakinkan bahwa mahasiswa betah untuk dididik dan belajar di kampus Universitas Kristian Maranatha. Meyakinkan mereka menjadi bahagian dari upaya memanusiakan mereka, meyakinkan bahwa AIS yaitu Integrity, Care and Excellence di internalisasi tidak saja oleh di kalangan dosen dan karyawan, tapi terutama sekali bagi mahasiswa kita," kata Franz usai dilantik.
Ia pun memastikan untuk mempertahankan kekompokan para dosen dan karyawan agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi para mahasiswa. Pasalnya diakui Frans, para mahasiswa tersebut merupakan aset bagi negara guna menyambut Indonesia emas pada 2045 mendatang.
ADVERTISEMENT
"Karena mereka yang akan menjadi modal bangsa ini untuk maju. Di era abad ke-21, teristimewa untuk menjemput Indonesia Emas 2045. Dan karena itu seluruh sivitas akademika, pimpinan dan dosen, semua elemen kampus yang ada akan disatukan untuk berorientasi memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa. Itulah mimpi kami dan kiranya Tuhan menolong untuk meyakinkan mimpi ini bisa diwujudkan," ungkapnya.
Sumber: Metrotvnews