Konten dari Pengguna

Stafsus Presiden Yovie Widianto Inspirasi Maba Primakara University

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Denpasar, 15 September 2025 – Universitas Primakara, yang terletak di Denpasar, Bali, mengukuhkan sekitar 400 mahasiswa baru dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Selasa (15/9/2025). Acara yang penuh semangat dan antusiasme tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, salah satunya adalah musisi sekaligus Staf Khusus Kepresidenan Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. Kehadiran Yovie Widianto memberikan motivasi dan wawasan yang sangat berharga bagi mahasiswa baru mengenai pentingnya kreativitas, teknologi, dan peran hati manusia dalam perkembangan dunia digital.

Dalam sesi motivasi yang disampaikan oleh Yovie Widianto, ia berbicara panjang lebar mengenai peran teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), dalam membuka peluang di industri kreatif, termasuk dalam bidang musik. Yovie mengungkapkan bahwa meskipun teknologi memiliki potensi luar biasa dalam menciptakan karya, ada satu hal mendasar yang tidak bisa digantikan oleh teknologi, yaitu ketulusan dan hati manusia dalam berkarya.

“Teknologi dapat menjadi mitra yang luar biasa, tetapi karya yang lahir dari hati akan selalu hidup lebih lama di benak pendengar. Lagu ‘Cantik’ yang saya ciptakan hampir tiga dekade lalu masih dinyanyikan generasi sekarang, bukan karena teknologinya, tetapi karena ketulusannya,” ujar Yovie dengan penuh keyakinan, yang mengingatkan mahasiswa bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi elemen utama dalam sebuah karya.

Pernyataan Yovie ini memberikan perspektif yang sangat penting bagi mahasiswa Universitas Primakara, terutama yang bergelut di bidang ekonomi kreatif dan teknologi. Dalam dunia yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, pesan Yovie menegaskan bahwa ketulusan, kreativitas, dan hati manusia adalah kekuatan yang tidak bisa digantikan oleh mesin atau algoritma.

Rektor Universitas Primakara, I Made Artana, juga memberikan sambutan yang menginspirasi para mahasiswa baru. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kehadiran Yovie Widianto menjadi teladan nyata bagi generasi muda dalam menggabungkan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam berkreasi.

“Kami ingin melahirkan generasi kreatif yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan budaya. Kehadiran sosok Yovie Widianto memberi teladan nyata tentang bagaimana teknologi dan hati dapat berjalan beriringan,” ujar I Made Artana dengan semangat.

I Made Artana mengungkapkan bahwa Universitas Primakara berfokus pada pengembangan ekonomi digital dan kewirausahaan, dan ini tercermin dari banyaknya mahasiswa yang memilih program studi Informatika dan Bisnis Digital sebagai pilihan utama mereka. Dengan begitu, Universitas Primakara ingin menciptakan individu yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjaga nilai-nilai sosial dan budaya yang ada.

Program studi Informatika dan Bisnis Digital Universitas Primakara menjadi pilihan paling diminati oleh mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026. Hal ini mencerminkan minat besar generasi muda di Bali untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi, sekaligus menjawab tantangan diversifikasi ekonomi di luar sektor pariwisata.

Universitas Primakara menjadi pionir dalam pendidikan berbasis teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan, dengan berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Melalui program-program tersebut, universitas ini berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya siap berkompetisi di pasar global, tetapi juga dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Foto: Istimewa

Universitas Primakara juga berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik itu dari sektor pendidikan, industri, maupun dunia usaha. Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung lahirnya inovator muda yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi, terutama di Bali yang memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi digital.

“Universitas Primakara ingin menjadi tempat bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi terbaik mereka. Dengan adanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri, kami berharap dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja, yang semakin bergantung pada teknologi dan kreativitas,” ungkap I Made Artana.

Selain itu, Universitas Primakara juga terus berupaya memperkuat peranannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Bali. Dengan menyediakan program-program studi yang sesuai dengan kebutuhan industri, seperti Informatika dan Bisnis Digital, universitas ini siap untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ada dalam dunia digital yang terus berkembang.

Kehadiran Yovie Widianto dalam acara PKKMB Universitas Primakara memberikan motivasi yang besar bagi mahasiswa baru untuk lebih giat mengembangkan diri, terutama dalam bidang kreativitas dan teknologi. Yovie Widianto, yang juga seorang musisi dan tokoh penting di bidang ekonomi kreatif, menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk tidak hanya mengandalkan teknologi dalam berkarya, tetapi juga untuk mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan dan ketulusan dalam setiap karya yang dihasilkan.

“Ke depan, kalian sebagai generasi muda harus bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak. Gunakan teknologi untuk memperluas kreativitas dan jangan lupa untuk tetap menjaga ketulusan dalam setiap karya yang kalian buat,” pesan Yovie kepada mahasiswa baru Universitas Primakara.

Kegiatan PKKMB Universitas Primakara yang menghadirkan Yovie Widianto sebagai pembicara utama memberikan banyak inspirasi bagi mahasiswa baru. Dengan tema yang mengangkat pentingnya kreativitas, teknologi, dan hati manusia, Yovie berhasil menanamkan nilai-nilai yang sangat relevan dengan visi universitas untuk mencetak generasi kreatif yang siap bersaing di dunia digital dan kewirausahaan.

Melalui komitmen yang kuat dari Universitas Primakara untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, diharapkan akan lahir lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dengan demikian, universitas ini semakin memperkuat posisinya sebagai tempat pendidikan unggul yang mempersiapkan generasi muda Bali untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Sumber: rri.co.id