STAI Rawa Aopa Jadi Institut Agama Islam, Siap Pertahankan Jejaring Akademik

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara – Kabar gembira datang dari Bumi Anoa. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rawa Aopa secara resmi bertransformasi menjadi Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa. Kepastian perubahan status ini ditandai dengan diterimanya Surat Keputusan (SK) alih status dari Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.
Demikian disampaikan pengurus yayasan dan dewan pembina Yayasan Pendidikan Al Asri, usai menerima SK dari Kementerian Agama RI, Sabtu, 10 Mei 2025.
Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi kebanggaan civitas akademika STAI Rawa Aopa, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia Timur.
Ketua Dewan Pendiri STAI Rawa Aopa, Al Asri, S.Pd., MM., menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas terealisasinya perubahan status ini. Beliau menuturkan bahwa penerimaan SK di Jakarta merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh elemen yang terlibat dalam pengembangan STAI Rawa Aopa selama ini.
"Alhamdulillah, setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan, akhirnya STAI Rawa Aopa resmi menjadi IAI Rawa Aopa. Penerimaan SK ini di Jakarta menjadi penanda babak baru bagi institusi kita. Ini adalah amanah yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Al Asri dengan penuh haru.
Ia juga menekankan bahwa perubahan status ini akan membuka peluang yang lebih luas bagi IAI Rawa Aopa untuk mengembangkan diri, baik dari segi program studi, fasilitas, maupun kerjasama dengan berbagai pihak.
Lebih lanjut, Al Asri menjelaskan bahwa nama "Rawa Aopa" yang melekat pada institusi ini bukanlah sekadar nama geografis. Rawa Aopa merupakan nama sebuah taman nasional yang terletak di Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Bombana.
Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai memiliki keanekaragaman hayati yang kaya dan merupakan kawasan penting bagi pelestarian ekosistem lahan basah dan hutan dataran rendah. Penggunaan nama ini diharapkan dapat menginspirasi semangat pelestarian lingkungan dan kearifan lokal dalam pengembanganTri Dharma Perguruan Tinggi di IAI Rawa Aopa.
Kabar baik ini juga disambut antusias oleh Komite Saintifik Southeast Asian Academic Mobility (SEAAM), Ismail Suardi Wekke. Beliau menyampaikan bahwa IAI Rawa Aopa kini menjadi mitra strategis dalam pengembangan jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara.
Keterlibatan IAI Rawa Aopa dalam SEAAM diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran mahasiswa, dosen, serta kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi di negara-negara ASEAN.
"Selamat atas alih status STAI Rawa Aopa menjadi IAI Rawa Aopa. Ini adalah langkah maju yang signifikan. Sebagai mitra SEAAM, IAI Rawa Aopa memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi Islam di tingkat regional. Kami sangat antusias untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dalam berbagai program akademik," ungkap Ismail Suardi Wekke melalui keterangan tertulisnya. Beliau menambahkan bahwa fokus IAI Rawa Aopa pada pengembangan ilmu keislaman yang berwawasan lingkungan, sejalan dengan karakteristik Taman Nasional Rawa Aopa, akan menjadi daya tarik tersendiri dalam kerjasama internasional.
Dengan perubahan status ini, IAI Rawa Aopa diharapkan dapat membuka program studi yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dosen maupun tenaga kependidikan, serta pembenahan infrastruktur akan menjadi prioritas utama.
IAI Rawa Aopa berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara, serta memperkuat posisinya dalam jejaring akademik di Asia Tenggara. Transformasi ini menjadi tonggak sejarah baru yang akan mengantarkan IAI Rawa Aopa menuju masa depan yang lebih gemilang.
Sumber: IAI Rawa Aopa
