Konten dari Pengguna

UIN Malang Gelar Seminar Bahasa Arab, Soroti Pengembangan Berkelanjutan

Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Istimewa

Malang, 25 September 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan unggul dalam bidang bahasa Arab dan pengembangan berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan melalui seminar ilmiah bertema "Bahasa Arab, Gerbang untuk Memahami Lingkungan dan Pengembangan Berkelanjutan", yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Bahasa UIN Malang pada Rabu, 24 September 2025.

Acara yang berlangsung di Home Theater Fakultas Humaniora tersebut, dihadiri oleh sekitar 200 peserta secara langsung dan lebih dari 5.000 mahasiswa melalui siaran langsung YouTube. Seminar ini menghadirkan narasumber utama, Syekh Prof. Dr. Muhammad Salim Abu ‘Ashi Al-Azhari, seorang profesor tafsir dari Universitas Al-Azhar Mesir, yang dikenal luas di dunia Islam sebagai salah satu otoritas dalam studi tafsir dan bahasa Arab.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., membuka acara dengan sambutan yang memuji kontribusi UIN Malang terhadap pengembangan pendidikan Islam, khususnya dalam pengajaran Bahasa Arab dan Al-Qur’an. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, "Kampus kita berkomitmen untuk menjaga kualitas pendidikan, yang dibuktikan dengan eksistensi Ma’had Al-Jami’ah, Pusat Pengembangan Bahasa, dan Lembaga Tahfizul Qur’an sebagai lembaga unggulan yang tidak hanya memperhatikan perkembangan bahasa Arab, namun juga fokus pada penguasaan Al-Qur’an sebagai bagian dari misi kami untuk mencetak generasi cendekia yang berkarakter Islam."

Rektor juga menyampaikan kebanggaannya terhadap ketiga lembaga unggulan tersebut, yang menurutnya menjadi kelebihan UIN Malang dibandingkan perguruan tinggi lainnya di Indonesia. "Bahasa Arab sebagai alat untuk memahami teks-teks Al-Qur'an dan ilmu keislaman sangat penting. Melalui upaya pengembangan bahasa ini, UIN Malang berusaha mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap pengembangan masyarakat berbasis nilai-nilai Islami," kata Prof. Ilfi.

Foto: Istimewa

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan kampus, termasuk Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik; Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan; serta Prof. Dr. H. Muhammad Abdul Hamid, S.Ag., M.A., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga. Kehadiran para pimpinan kampus ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya UIN Malang dalam memperkuat kompetensi Bahasa Arab dan pengajaran Al-Qur’an bagi mahasiswa.

Dalam seminar tersebut, Syekh Prof. Dr. Muhammad Salim Abu ‘Ashi Al-Azhari menjelaskan pentingnya bahasa Arab dalam memahami isu-isu global, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan berkelanjutan dan lingkungan. Sebagai seorang ahli tafsir, Syekh Salim menekankan bahwa bahasa Arab tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan etika yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks menjaga lingkungan hidup.

"Bahasa Arab, melalui teks-teks klasik dan tafsir, memberikan banyak pelajaran penting tentang bagaimana manusia harus menjaga bumi dan segala isinya. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan kebutuhan kita saat ini, di tengah berbagai tantangan lingkungan yang sedang dihadapi dunia," ujar Syekh Salim dalam presentasinya yang disambut antusias oleh peserta seminar.

Selain pemaparan materi dari Syekh Salim, seminar ini juga dilanjutkan dengan sesi pengayaan kosakata Bahasa Arab yang relevan dengan isu-isu kontemporer, khususnya yang terkait dengan lingkungan dan pengembangan berkelanjutan. Sesi ini dipandu oleh beberapa profesor dari UIN Malang, yang memberikan pelatihan langsung kepada mahasiswa tentang bagaimana cara mengaplikasikan kosakata Bahasa Arab dalam konteks akademik serta kehidupan sehari-hari.

UIN Malang, melalui Pusat Pengembangan Bahasa, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab, sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada topik-topik penting seperti pengembangan berkelanjutan, ekologi, dan etika sosial. Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya belajar tentang bahasa Arab dari segi linguistik, tetapi juga diperkaya dengan pemahaman mendalam tentang bagaimana bahasa Arab dapat digunakan untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan global saat ini, terutama dalam isu lingkungan hidup.

Kegiatan ini juga mendukung visi UIN Malang sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan ilmu keislaman yang integratif-multidisipliner, dengan penekanan pada penerapan ilmu dalam kehidupan nyata. Dalam hal ini, Rektor UIN Malang menyatakan, "Kami ingin agar riset-riset yang dilakukan di UIN Malang tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga memberi dampak langsung pada masyarakat, terutama dalam menciptakan solusi bagi tantangan lingkungan dan sosial yang kita hadapi."

Rektor juga mengungkapkan bahwa UIN Malang telah mempersiapkan sejumlah agenda strategis untuk mendukung penguatan kompetensi Bahasa Arab di kalangan mahasiswa, yang mencakup kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional. "Kami terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai bahasa Arab, tetapi juga memahaminya dalam konteks aplikasi praktis yang bisa diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan," tambah Prof. Ilfi.

Dengan kegiatan ini, UIN Malang berharap dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya bahasa Arab sebagai sarana untuk memahami teks-teks keagamaan dan sosial yang dapat membantu mereka dalam memecahkan masalah global, terutama yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai penutupan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi UIN Malang untuk terus berkembang sebagai universitas yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat dan lingkungan melalui penguatan kompetensi Bahasa Arab dan Al-Qur’an.

Sumber: uin-malang.ac.id