Umsida Mantapkan Posisi PTS Terbaik dengan Rekognisi Nasional

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sidoarjo, 13 September 2025 — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menegaskan langkahnya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) yang kian diperhitungkan di Indonesia. Melalui beragam capaian akreditasi, pemeringkatan nasional–internasional, serta penguatan layanan akademik berbasis digital, Umsida menyatakan siap melaju menuju rekognisi kawasan ASEAN. “Kini Umsida telah menapaki tangga prestasi dan rekognisi menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia,” ujar Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh, M.Si., dalam rilis resmi universitas, Sabtu (13/9). Dalam pernyataan yang sama, ia menautkan visi institusi hingga 2038: unggul dan inovatif dalam pengembangan IPTEKS berlandaskan nilai Islam untuk kesejahteraan masyarakat. Kutipan dan perincian pernyataan itu termuat di laman resmi Umsida.
Konsistensi peningkatan kualitas, imbuh Hidayatulloh, dilakukan menyeluruh: dari pengembangan sumber daya manusia, kurikulum dan pembelajaran, riset–pengabdian masyarakat, publikasi bereputasi, hingga partisipasi aktif pada forum nasional dan internasional. “Sistem tata kelola kampus pencerah kini telah berbasis teknologi informasi terintegrasi,” jelasnya, sembari menekankan pembekalan sertifikat kompetensi dan soft skills berbasis aplikasi sesuai bidang studi sebagai bagian dari transformasi digital pembelajaran. Uraian tersebut disampaikan dalam publikasi resmi universitas.
Di tingkat mutu institusi, akreditasi “Unggul” menjadi pijakan penting. Dikutip dari website Umsida, kampus ini menerima SK BAN-PT nomor 269/SK/BAN-PT/AK/PT/III/2024 pada 19 Maret 2024. Informasi serupa juga tercantum pada laman unit penjaminan mutu Umsida beserta salinan sertifikat akreditasi. Fakta itu menempatkan Umsida pada level mutu tertinggi dalam pemeringkatan institusi BAN-PT untuk periode 2024–2029.
Dikutip dari laman LLDIKTI Wilayah VII (Jawa Timur), profil resmi Umsida memuat alamat Kampus 1 di Jl. Mojopahit No. 666-B, Sidoarjo 61251, dengan status Akreditasi: Unggul serta nomor SK akreditasi yang sama. Dikutip dari website Umsida, alamat Kampus 1 tersebut juga tertera pada halaman utama dan laman “Lokasi Kampus”/“Profil” untuk akses publik. Keterangan ini menegaskan kedudukan Umsida sebagai PTS di bawah pembinaan LLDIKTI Wilayah VII.
Selain penguatan mutu internal, rekognisi eksternal menjadi sorotan. Dikutip dari website AppliedHE, dalam AppliedHE Private University Ranking: ASEAN 2025, Muhammadiyah University of Sidoarjo tercatat di peringkat ke-66 se-ASEAN (kategori perguruan tinggi swasta). Jika disaring khusus PTS Indonesia dalam daftar yang sama, posisi itu setara sekitar peringkat ke-16 nasional. Data peringkat dan nama institusi termuat pada tabel resmi AppliedHE.
appliedhe.com
Capaian keberlanjutan lingkungan juga ikut menguatkan rekam jejak Umsida. Dikutip dari website UI GreenMetric, pada edisi GreenMetric 2024, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo berada di peringkat 984 dunia. GreenMetric menilai kampus berdasarkan kebijakan berkelanjutan, mulai dari pengelolaan energi, limbah, transportasi, hingga pendidikan dan riset terkait lingkungan. Entri resmi “Universitas Muhammadiyah Sidoarjo” dan posisinya tercantum pada daftar peringkat 2024.
Untuk kinerja riset, Umsida merujuk pada indikator nasional. Dikutip dari laman resmi Umsida dan pemberitaan PWMU.co, universitas ini menempati Klaster Utama untuk bidang penelitian dan pengabdian, serta berada di peringkat 54 nasional (gabungan PTN–PTS) dan peringkat 17 nasional (khusus PTS) dalam pemeringkatan SINTA. Meskipun laman profil institusi SINTA menampilkan skor dan metrik rinci, angka “peringkat 54/17” tersebut dikutip dari publikasi Umsida dan PWMU.co.
Umsida juga menampilkan rekognisi global lain. Dikutip dari website Umsida, pada Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025 SDG 4 (Quality Education), Umsida disebut berada di peringkat 440 dunia. THE Impact Rankings sendiri adalah pemeringkatan global yang mengukur kontribusi universitas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk SDG 4 tentang mutu pendidikan. Dikutip dari website THE, edisi 2025 mengevaluasi ribuan kampus di lebih dari 120 negara dan memublikasikan kategori SDG, termasuk Quality Education. Penyebutan posisi Umsida (peringkat 440 SDG 4) berasal dari rilis internal Umsida, sedangkan konteks metodologi dan cakupan dinukil dari publikasi resmi THE.
Rektor Hidayatulloh menekankan bahwa capaian peringkat hanyalah pintu masuk menuju hilirisasi karya. “Berbagai prestasi ini memperlihatkan langkah nyata Umsida dalam menjawab tantangan global dan menjaga kualitas pendidikan berstandar internasional,” ucapnya. Hal tersebut, menurutnya, harus diikuti dengan penguatan ekosistem riset–inovasi, kemitraan industri, dan proyek-proyek pengabdian yang terukur dampaknya bagi masyarakat. Pernyataan itu termuat pada rilis resmi universitas.
Secara akademik, Umsida menyebut terus memperbarui kurikulum dan pengalaman belajar mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Program penguatan sertifikasi kompetensi, pembelajaran berbasis proyek, serta model digital–fleksibel menjadi pilar untuk mendorong ketepatan profil lulusan. Di sisi infrastruktur, universitas menyiapkan sarana–prasarana pembelajaran dan riset yang modern, serta integrasi layanan berbasis teknologi informasi agar proses akademik dan nonakademik lebih efisien. Uraian penguatan akademik–nonakademik itu tertuang dalam rilis yang sama.
Di luar kinerja institusional, capaian akreditasi program studi turut menunjang. Dikutip dari laman unit penjaminan mutu Umsida, dari total 34 prodi, 14 prodi berakreditasi Unggul, 15 prodi Baik Sekali, dan 5 prodi Baik (termasuk prodi baru yang tengah berkembang). Data ini menggambarkan sebaran mutu di tingkat program studi yang menopang reputasi institusi.
Dalam keterangan tambahan soal lokasi dan akses, dikutip dari website Umsida dan laman “Lokasi Kampus”, Kampus 1 beralamat di Jl. Mojopahit 666-B Sidoarjo, sementara Kampus 2 di Jl. Raya Gelam 250, Candi, dan Kampus 3 di Jl. Raya Rame Pilang No. 04, Wonoayu. Informasi alamat tersebut juga tercantum di profil resmi LLDIKTI VII. Pencantuman ini penting untuk memastikan kemudahan publik mengakses layanan akademik dan informasi resmi kampus.
Ke depan, Umsida menyatakan akan mempercepat kolaborasi strategis lintas sektor pemerintah, industri, komunitas agar riset, inovasi, dan pengabdian semakin berdampak. Rektor menargetkan lulusan tidak sekadar kompeten, tetapi juga adaptif terhadap transformasi digital dan berdaya saing regional. “Dengan berbagai program unggulan yang ditawarkan, Umsida semakin layak disebut sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia,” tutup Hidayatulloh, sembari menegaskan target rekognisi ASEAN sebagai tonggak antara menuju 2038. Pernyataan penutup tersebut dikutip dari rilis resmi universitas.
Sumber: umsida.ac.id
