Unpad Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jatinangor, 28 Agustus 2025 – Universitas Padjadjaran (Unpad) mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendorong hilirisasi hasil riset dan inovasi dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor pada Kamis, 28 Agustus 2025, dan menjadi langkah strategis bagi kedua institusi dalam meningkatkan kolaborasi di bidang riset, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan ekonomi bangsa.
Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, dan Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Prof. Tirta Nugraha Mursitarna, memimpin langsung acara tersebut, yang turut disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, serta sejumlah Dekan Fakultas di Unpad dan pejabat di lingkungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. MoU ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui percepatan hilirisasi hasil riset yang ada di lingkungan Unpad, yang selanjutnya dapat mendukung program pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Prof. Arief S. Kartasasmita menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk mempercepat proses hilirisasi hasil riset dan inovasi yang ada di Unpad, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi bangsa. “Kami sangat senang dan merasa terhormat bisa bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Harapannya, kerja sama ini dapat mempercepat proses hilirisasi hasil riset Unpad yang bermanfaat langsung untuk masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Prof. Arief.
Kerja sama ini juga merupakan dorongan semangat bagi Unpad untuk terus melakukan riset dan pengembangan yang dapat berkontribusi langsung kepada pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi negara. “Kami berharap kontribusi Unpad dalam kerja sama ini akan semakin berkembang, seiring dengan peningkatan kapasitas akademik kami dalam mengembangkan sektor riset dan inovasi yang dapat diimplementasikan di berbagai sektor industri,” tambahnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Prof. Tirta Nugraha Mursitarna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting mengingat perubahan politik dan ekonomi yang cepat di Indonesia. Menurutnya, perguruan tinggi dan pemerintah harus saling bekerja sama untuk menghadapi berbagai tantangan dan mempercepat kemajuan bangsa. “Pemerintah dan perguruan tinggi tidak bisa bekerja secara terpisah, terutama dalam menghadapi perubahan yang cepat. Melalui kerja sama dengan Unpad ini, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang, baik dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) maupun pengembangan sektor industri,” ungkap Prof. Tirta.
Prof. Tirta juga menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dengan adanya peluang untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang dapat memperkuat instansi-instansi yang berhubungan dengan pemerintah. “Kami berharap ada peluang untuk mengadakan program-program yang dapat memperkuat pengembangan SDM di Indonesia. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan training yang bermanfaat bagi instansi pemerintah dan juga pengembangan Unpad ke depan,” jelasnya.
Kerja sama yang dijalin antara Unpad dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Hal ini sejalan dengan visi Unpad untuk menjadi universitas yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif dalam mengembangkan riset yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat dan industri. Prof. Arief menambahkan, “Kami berharap kerja sama ini dapat memperluas jejaring Unpad dengan berbagai industri di Indonesia, sehingga hasil riset dan inovasi yang kami lakukan dapat langsung diimplementasikan dalam dunia industri dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.”
Dalam kerangka kerja sama ini, Unpad akan terus mendorong riset yang berbasis pada kebutuhan industri, dengan fokus pada hilirisasi hasil riset yang tidak hanya terbatas pada pengembangan produk-produk inovatif, tetapi juga pada pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor-sektor penting seperti pertanian, energi, kesehatan, dan teknologi informasi.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sangat mengapresiasi langkah Unpad yang terus berkomitmen untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan ekonomi Indonesia. Prof. Tirta menyampaikan, “Ini adalah langkah positif yang bisa menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri sangat penting dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional. Kami berharap kerja sama ini dapat mempercepat hilirisasi riset dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.”
Unpad juga berharap kerja sama ini dapat mendorong pengembangan berbagai sektor yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Salah satu langkah penting dalam kerja sama ini adalah mengembangkan lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan alumni Unpad untuk terlibat dalam proyek-proyek industri yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Penandatanganan MoU antara Universitas Padjadjaran dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ini merupakan sebuah langkah strategis dalam meningkatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri. Dengan adanya kerja sama ini, Unpad berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung percepatan hilirisasi riset dan inovasi, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Melalui sinergi ini, Unpad dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Sumber: unpad.ac.id
