Konten dari Pengguna

Webinar Strategi Waspada Keamanan Data Pribadi dan Kampus: Jangan Bagikan OTP

Webinar Strategi Waspada Keamanan Data Pribadi dan Kampus: Jangan Bagikan OTP
zoom-in-whitePerbesar

Pada Senin, 11 Agustus 2025, SEVIMA (Sentra Vidya Utama) menggelar webinar penting bertajuk "Strategi Waspada Keamanan Data Pribadi & Kampus: Jangan Bagikan Data OTP kepada Siapapun!". Webinar ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan civitas akademika, terutama di era digital yang semakin rentan terhadap ancaman kebocoran data pribadi.

SEVIMA sebagai perusahaan EdTech terkemuka di Indonesia, telah berkomitmen selama lebih dari 22 tahun untuk mendigitalisasi pendidikan dan mendukung perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan transformasi digital. SEVIMA membantu lebih dari 1.200 institusi pendidikan tinggi di Indonesia untuk mengelola sistem akademik mereka secara efisien melalui platform yang terintegrasi, seperti SEVIMA Cloud dan Neo Feeder. Namun, di tengah kemajuan teknologi, masalah keamanan data tetap menjadi perhatian utama, yang menjadi fokus utama dalam webinar ini.

Webinar ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk para rektor, dosen, dan staf akademik. Acara ini mengundang narasumber Ilham Dary, Public Relations Manager SEVIMA yang juga merupakan dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya, dan seorang peserta dalam Pendidikan Khusus Profesi Advokat dari Persatuan Advokat Teknologi Informasi (PERATIN). Dalam webinar ini, Pak Ilham membahas pentingnya keamanan data pribadi dan bagaimana One-Time Password (OTP) bisa menjadi celah bagi penipuan jika tidak dijaga dengan baik.

Ilham Dary menekankan, "Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, penipuan yang melibatkan data pribadi semakin canggih. Masih ada oknum yang mengatasnamakan SEVIMA atau institusi lain untuk meminta kode OTP dari individu. Saya ingin menekankan bahwa data OTP adalah informasi sensitif yang tidak boleh dibagikan kepada siapapun."

Apa yang dibahas dalam webinar ini?

Pak Ilham membagikan tips praktis untuk menghindari penipuan dan memperkenalkan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh institusi pendidikan dan individu untuk melindungi data pribadi mereka. Beberapa taktik yang digunakan oleh penipu termasuk meminta kode OTP melalui pesan instan, email, atau bahkan percakapan telepon. Menurut Pak Ilham, penting untuk mengenali tanda-tanda penipuan, seperti komunikasi yang terburu-buru atau permintaan informasi pribadi yang tidak biasa.

Webinar ini juga membahas keamanan data di dunia akademik dan bagaimana SEVIMA sebagai penyedia platform pendidikan, terus memastikan bahwa data yang diproses di platformnya aman dengan sertifikasi ISO dan beroperasi sesuai dengan peraturan perlindungan data pribadi di Indonesia.

Bagaimana SEVIMA berkontribusi?

SEVIMA menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan penyedia teknologi untuk menjaga keamanan data. Selain menyediakan teknologi yang aman, SEVIMA juga menawarkan program pelatihan dan sertifikasi bagi para administrator pendidikan di perguruan tinggi untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang keamanan digital.

Menjaga Keamanan Data adalah Tanggung Jawab Bersama

Peserta webinar diberikan kesempatan untuk berdiskusi dalam sesi tanya jawab, di mana mereka dapat berbagi pengalaman terkait ancaman keamanan data di kampus mereka. Salah satu pertanyaan menarik datang dari seorang peserta yang bertanya tentang potensi kebocoran data pribadi akibat kerjasama pemerintah dengan negara asing, yang kemudian dibahas dengan menyeluruh oleh Pak Ilham.

"Keamanan data bukan hanya tanggung jawab penyedia teknologi," ujar Ilham, "tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai pengguna."

Webinar ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang ancaman dunia maya, tetapi juga memberikan edukasi kepada para peserta agar mereka lebih waspada terhadap potensi kebocoran data pribadi yang dapat merugikan baik individu maupun institusi pendidikan.

Selain itu, SEVIMA juga memperkenalkan layanan konsultasi gratis dengan ahli keamanan data, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk terus membantu perguruan tinggi di Indonesia menjaga keamanan data dan beradaptasi dengan tantangan digital yang semakin kompleks.

Dengan lebih dari 1.200 kampus yang sudah mempercayakan sistem akademiknya kepada SEVIMA, perusahaan ini terus berupaya untuk meningkatkan keamanan data dan mendigitalisasi pendidikan Indonesia secara lebih efektif dan efisien.

Kesimpulan

Webinar ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan SEVIMA untuk mengedukasi dan memberi solusi dalam menjaga keamanan data pribadi di perguruan tinggi. Dengan mengedepankan kewaspadaan terhadap ancaman dunia maya, SEVIMA berharap dapat menjadi mitra strategis dalam membantu perguruan tinggi menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan di Indonesia.

Bagi yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut, materi dari webinar ini akan dibagikan setelah acara melalui grup peserta, serta sertifikat dan rekaman Zoom yang akan dikirimkan dalam waktu maksimal 7 hari.