Mengulik Tentang Penyelam Wanita Jeju di Haenyeo Museum

KOREACHOBO, jawaban atas segala rasa penasaranmu tentang Korea!
Tulisan dari KOREA CHOBO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mengintip museum persembahan untuk para penyelam wanita dari Jeju.

Merupakan salah satu simbol Pulau Jeju, Haenyeo merupakan sebutan untuk penyelam wanita di Pulau Jeju. Haenyeo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan menjadi “Wanita Laut”. Berisi wanita-wanita perkasa dengan umur 35 sampai 90 tahun, seorang Haenyeo akan menjelajahi lautan dengan peralatan sederhana. Melawan kerasanya kedalaman laut, perempuan-perempuan tersebut hanya akan membawa kacamata menyelam, tabung bola untuk keseimbangan dan keranjang untuk hasil panen tangkapan. Tanpa tabung oksigen, biasanya Haenyeo akan menyelam sampai kedalaman 10 meter.
Sebagai salah satu warisan budaya dan simbol dari Pulau Jeju, pemerintah kemudian membuat sebuah museum persembahan. Museum itu kemudian diberi nama 해녀박물관 (dibaca: HaenyeoBakmulgwan) atau dalam bahasa inggris biasa disebut Jeju Haenyeo Museum. Terbagi ke dalam beberapa bagian, museum ini menampilkan segala hal mengenai kehidupan seseorang sebagai Haenyeo.
Pada bagian pertama, pengunjung akan dibawa menuju “Haenyeo Diver Life”, sebuah tempat yang menunjukkan kehidupan seorang Haenyeo. Memperlihatkan kehidupan sehari-hari para penyelam lewat patung-patung yang dibuat menyerupai para Haenyeo.

Pada bagian selanjutnya, akan ditunjukkan beberapa peralatan yang digunakan Haenyeo saat menyelam ke dalam lautan. Mulai dari pameran kacamata menyelam, pakaian yang digunakan pada masa lalu hingga saat ini sampai berbagai catatan sejarah dan bahan yang terkait dengan salah satu simbol Pulau Jeju ini.


Lalu bagian terakhir, akan ada pameran yang bertema bawah laut. Menampilkan gambaran industri perikanan, alat-alat memancing sampai model-model kapal juga diperlihatkan.

Nah jadi begitulah sedikit tentang Jeju Haenyeo Museum.Untuk informasi tentang Korea lainnya, nantikan terus di Koreachobo!
References: Visit Korea
