Konten dari Pengguna

Sejarah Masuknya Agama Islam ke Korea (Bagian 2)

KOREA CHOBO

KOREA CHOBO

KOREACHOBO, jawaban atas segala rasa penasaranmu tentang Korea!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KOREA CHOBO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Masuknya Agama Islam ke Korea (Bagian 2)
zoom-in-whitePerbesar

(Sumber Foto: Middle East Institute)

Sejak berakhirnya Perang Dunia II, tentu perkembangan agama Islam di Korea tetap terus berjalan. Hal tersebut terus bertahan hingga meletusnya Perang Korea pada tahun 1950. Pada saat Perang Korea, pasukan tentara Turki yang datang atas utusan PBB saat itu menetap di Korea. Selama berjalannya perang, tentara Turki yang ada di Korea melaksanakan kewajiban beribadahnya. Kemudian hal tersebut berlanjut pada tahun 1955 saat Korean Islamic Society secara resmi didirikan dan memilih imam Korea pertama serta pembangunan masjid yang juga pertama di Korea Selatan. Pemilihan imam dan pembangunan masjid ini menandai resminya perjalanan agama Islam sebagai salah satu kepercayaan yang dianut di Korea Selatan.

Kemudian pada tahun 1959, dua orang perwakilan Korean Muslim Community berangkat ke Pakistan dan Arab Saudi untuk mengabarkan keadaan penganut agama Islam di Korea kepada saudara muslim mereka disana. Keberangkatan dua imam ini kemudian membuahkan hasil berupa dukungan untuk perkembangan.

Pada tahun 1962, angkatan pertama muslim Korea berangkat ke Malaysia untuk mempelajari dan berlatih menjadi imam selama enam bulan lamanya. Pembangunan terus berjalan hingga pada 1967, Korean Muslim Federation secara resmi didirikan di Korea Selatan. Kurang lebih sembilan tahun kemudian, sebuah masjid dibangun di Itaewon, Seoul, atas bantuan pemerintah Arab Saudi. Peristiwa penting lainnya juga terjadi pada tahun 1980 ketika rombongan haji pertama Korea berangkat ke Mekah.

Setelah itu dengan total lima masjid dibangun seiring berjalannya waktu. Setelah masjid di Busan pada tahun 1980, kemudian di Kwangju pada 1980, Anyang pada 1986, Chonju pada 1986 hingga yang paling akhir di Manchondong.

Hingga saat ini muslim di Korea Selatan tercatat berjumlah kurang lebih 200.000 jiwa. Perkembangan ini begitu pesat mengingat pada saat Korea Muslim Federation didirikan, penganut agama Islam pada saat itu hanya berjumlah 3.700 saja. Saat ini Korea Selatan sedang terus berusaha menciptakan ruang yang tepat untuk muslim dapat beribadah dan menikmati hidangan Korea yang halal.

Untuk informasi tentang Korea lainnya, nantikan terus di Koreachobo.

Sumber:

Grayson, James Huntley. 2002. Korea: A Religious History. New York: Routledge Curzon.

Korea Expose