Konten dari Pengguna

Onggi, Tembikar Korea Yang 'Bernapas'

KOREA CHOBO

KOREA CHOBO

KOREACHOBO, jawaban atas segala rasa penasaranmu tentang Korea!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KOREA CHOBO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanpa adanya Onggi, saus fermentasi khas Korea tidak akan seenak saat ini.

Onggi, Tembikar Korea Yang 'Bernapas'
zoom-in-whitePerbesar

(Photo: Love that Kimchi)

Korea punya caranya sendiri dalam membuat saus khasnya. Dengan cara fermentasi, saus khas Korea seperti pasta kacang kedelai yang dibuat dengan alat penyimpanan khusus saat fermentasi dilakukan. Korea punya satu alat penting dalam pembuatan pasta kacang kedelai, alat tersebut ialah Onggi.

Onggi disebut-sebut sebagai salah satu bagian rahasia pembuatan saus fermentasi Korea. Onggi sendiri adalah tembikar, terbuat dari tanah liat yang dibentuk sedemikian rupa dan dibakar dengan suhu 1.200 derajat celsius selama 3 hari.

Masyarakat Korea sering menyebut Onggi sebagai "Tembikar yang Bernapas". Sebutan ini didapatkan setelah melihat fakta bahwa tembikar yang satu ini memudahkan udara untuk keluar dan masuk. Keunggulan tersebutlah yang membuat Onggi mendapatkan sebutan demikian.

Mudahnya keluar masuk udara atau sirkulasi udara yang baik merupakan kunci penting dalam proses fermentasi. Sirkulasi udara yang baik mencegah masuk dan bertahannya udara buruk dalam tembikar dan juga mencegah perubahan padi menjadi nasi saat memfermentasikan beras.

Hanya orang yang sudah ahli saja yang dapat membuat Onggi. Uniknya, para pembuat Onggi banyak beragama Katolik. Terutama di Provinsi Gyeonggi, Chungcheong dan Gangwon. Penganut agama Katolik di tiga daerah itu banyak menjadi pembuat Onggi. Menjadi pembuat Onggi dapat menghindarkan datangnya serangan keagamaan pada abad ke 18an.

Dengan menjadi pembuat Onggi, pengrajin dapat hidup di dalam hutan untuk mendapatkan kayu bakar yang cukup bagi proses pembuatan Onggi. Para pengrajin juga bepergian ke berbagai tempat untuk menjual hasil karyanya sekaligus menyebarkan agama dan berjumpa dengan orang satu kepercayaan.

Untuk bagian selanjutnya nantikan terus di Koreachobo!

References: ichcourier, Agrafood