Konten dari Pengguna

Kenali Ciri-Ciri Orang Tua Toxic

Stress Management Indonesia

Stress Management Indonesia

Neuroscience, Holistic, and Humanistic solution centre with the healthy start from home based programme.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Stress Management Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Photo by Istock
zoom-in-whitePerbesar
Photo by Istock

Sebagai orang tua tentu ingin melakukan dan memberikan yang terbaik untuk anaknya, tidak ada orang tua yang sengaja ingin membuat anaknya sedih dan terluka, tentunya setiap orang tua berharap agar anaknya tumbuh menjadi anak yang sukses. Meskipun setiap orang tua memiliki niat yang baik untuk anaknya, terkadang keinginan orang tua justru bisa melukai perasaan anak, ekspektasi dan kontrol terhadap anak secara berlebihan akan mengakibatkan orang tua berperilaku “ toxic”.

Toxic Parent adalah orang tua yang melakukan tindakan-tindakan tertentu dalam pola asuh anak yang tanpa sadar dapat mengganggu mental dan fisik anak. Toxic parent bukan hanya bisa terjadi terhadap orang tua yang melakukan kekerasan fisik, tetapi toxic parent juga bisa terjadi terhadap orang tua yang melakukan tindakan verbal yang merusak psikologis anak.

Berikut Ciri-ciri orang tua yang melakukan tindakan verbal yang termasuk golongan toxic parent:

1. Kontrol Berlebihan Terhadap Anak

Seringkali orang tua merasa berapapun umur si anak bagi orang tua anaknya tetaplah anak kecil yang perlu diatur dan dibatasi tindakanya. Toxic parent yang terus mengontrol anak secara berlebihan sampai anak dewasa, akan mengakibatkan anak merasa tidak memiliki kebebasan berpendapat, menentukan pilihan dan melakukan apapun yang disukainya. Sebagai orang tua memiliki perasaan khawatir terhadap anak adalah perasaan yang wajar, namun jika perasaan khawatir itu terlalu berlebihan akan membuat orang tua merasa sulit mempercayai apa yang dilakukan anak, orang tua akan merasa dirinya yang paling benar dalam menentukan pilihan hidup anaknya. Dampak dari perilaku orang tua toxic seperti ini , akan menimbulkan kebencian, stress dan kekecewaan anak terhadap orang tua.

2. Membicarakan Keburukan Anak

Orang tua yang sering membicarakan keburukan anak terhadap orang lain dan sering menegur kesalahan anak di depan banyak orang adalah termasuk kedalam golongan toxic parent. Tindakan orang tua yang seperti itu akan membuat anak merasa dipermalukan, rendah dri dan kepercayaan diri anak akan menghilang.

3. Egois

Toxic parent biasanya sering menekan, membatasi, menyuruh, dan mengkritik anak dengan alasan tindakan tersebut untuk kebaikan si anak, padahal sesungguhnya tindakan tersebut dilakukan orang tua untuk memuaskan ego mereka. Golongan toxic parent yang memiliki sifat ini cenderung hanya memikirkan dirinya dan kesenangan dirinya, anak diwajibkan untuk melakukan apa yang diperintahkan tanpa memikirkan kebahagiaan anak.

4. Membentak Anak

Orang tua yang terbiasa “membentak” anak saat sedang marah dan memarahi anak dengan nada tinggi saat anak melakukan kesalahan, termasuk kedalam golongan toxic parent. Bahkan ada juga orang tua yang menggunakan senjata membentak agar anak nurut dan disiplin, padahal cara tersebut adalah cara yang salah, anak yang sering dibentak orang tua akan tumbuh menjadi anak yang penakut untuk mengutarakan kebenaran dan takut untuk mengakui kesalahan.

Orang tua yang berperilaku “toxic” secara verbal akan jauh lebih berbahaya, karena orang tua akan meracuni kesehatan mental anak lewat kata-kata kasar maupun ucapan yang akan merusak mental anak, perilaku tersebut memang tidak terlihat namun akan jauh lebih menyakitkan dan akan lebih membekas di ingatan si anak.

Perilaku toxic parent yang berlangsung secara terus menerus dan orang tua telat menyadarinya, mengakibatkan hubungan orang tua dan anak akan renggang, membuat anak takut dan tidak nyaman berada di dekat orang tua. Selain itu, toxic parent juga akan mengganggu psikologis anak, membuat anak mudah stress, tidak percaya diri, dan mengakibatkan anak mengalami gangguan kecemasan.

Mau tau informasi tentang Toxic Parent lebih lanjut? Stress Management Indonesia dapat membantu Anda melalui program dan aplikasi yang sudah kami sediakan di sini. Anda dapat melihat layanan kami di semua media sosial untuk menemukan lebih banyak konten seru edukasi mengenai neuroscience dan mental health.